Pada tanggal 25 Januari, di Kota Ho Chi Minh, Asosiasi Jurnalis Vietnam menyelenggarakan kursus pelatihan jurnalisme tentang penerapan kecerdasan buatan (AI) dan ChatGPT dalam jurnalisme.
Menghadiri upacara pembukaan, jurnalis Tran Trong Dung, Wakil Presiden Asosiasi Jurnalis Vietnam yang bertanggung jawab atas wilayah Selatan, menekankan pentingnya teknologi dan aplikasi AI dan ChatGPT dalam aktivitas kerja jurnalis.
Menurut jurnalis Tran Trong Dung, aplikasi AI dan ChatGPT merupakan tren yang tak terelakkan dan sedang marak di semua bidang ekonomi dan sosial saat ini. Pers dan media harus secara proaktif berinovasi dalam metode penyampaiannya dan menciptakan produk yang menghadirkan pengalaman baru bagi pembaca melalui aplikasi teknologi digital.
Penerapan AI, khususnya ChatGPT, telah menghadirkan banyak peluang sekaligus tantangan, terutama bagi jurnalis dan manajer. Oleh karena itu, melalui kursus ini, mahasiswa akan dibekali dengan pengetahuan penting yang akan diterapkan secara efektif dalam praktik di unit mereka.
Kursus ini berlangsung selama 2 hari (dari 25 hingga 26 Januari), dengan jurnalis Ngo Tran Thinh, Kepala Departemen Konten Berita Digital - Televisi Kota Ho Chi Minh, mengajar hampir 50 siswa yang merupakan reporter dan editor dari 18 surat kabar dan stasiun radio di wilayah Selatan.
Mahasiswa akan diperkenalkan dengan kemampuan AI dan penerapannya dalam produk pers yang diterbitkan. Selain itu, mereka akan membahas kelebihan dan kekurangan AI, sehingga meningkatkan efisiensi penerapan teknologi ini dalam pekerjaan mereka. Setelah memahami materi aplikasi AI, mahasiswa akan berpartisipasi langsung dalam mempraktikkan penerapan teknologi baru ini untuk menghasilkan produk pers.
BERADAB
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)