Pada tanggal 9 Juni, Perusahaan Saham Gabungan AVAC Vietnam mengekspor gelombang pertama vaksin AVAC ASF LIVE sebanyak 120.000 dosis ke Indonesia, menandai tonggak penting lainnya dalam perjalanan membawa produk vaksin demam babi Afrika Vietnam ke pasar internasional.
Setelah hampir 3 tahun evaluasi oleh AVAC Vietnam Joint Stock Company dan Indonesia, vaksin AVAC ASF LIVE telah disetujui untuk digunakan oleh Kementerian Pertanian Indonesia berdasarkan Keputusan No. 3693/KPTS/PK.350/FI.04/2025 tanggal 23 April 2025.
Importir dan distributor vaksin adalah PT. Perusahaan Biotis Prima Agrisindo yang beralamat di Kp. Curug RT. 04RW. 004, Curug, Gunung Sindur Kab. Bogor, Jawa Barat, 16340, Indonesia.
Bapak Nguyen Van Diep, Direktur Jenderal Perusahaan Saham Gabungan AVAC Vietnam, menyampaikan bahwa ekspor batch pertama vaksin AVAC ASF LIVE ke Indonesia merupakan bukti keunggulan kualitas produk tersebut, yang telah melewati proses penilaian profesional yang ketat dari Kementerian Pertanian Indonesia.
Hal ini bukan hanya merupakan pencapaian Perusahaan Saham Gabungan AVAC Vietnam tetapi juga langkah maju yang penting bagi industri vaksin hewan Vietnam, yang menegaskan daya saingnya di pasar global dengan sumber daya ilmiah dan teknologi internal.
Menurut Bapak Le Toan Thang, Kepala Departemen Manajemen Kedokteran Hewan, Departemen Peternakan dan Kedokteran Hewan, keberhasilan ekspor batch pertama vaksin AVAC ASF LIVE ke Indonesia semakin membuktikan efektivitas vaksin yang diproduksi di Vietnam pada umumnya dan Perusahaan Saham Gabungan AVAC Vietnam pada khususnya, yang menunjukkan kualitas dan efektivitasnya dalam mencegah penyakit demam babi Afrika.
Pengendalian epidemi yang baik di Vietnam juga merupakan bukti kepercayaan terhadap kualitas vaksin demam babi Afrika, yang dengan demikian berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas ekspor.
Semua batch vaksin yang diekspor harus menjalani penilaian, pengujian, dan uji coba independen di negara pengimpor. Jika memenuhi persyaratan, negara tersebut akan memberikan izin impor dan mengizinkan peredarannya.
Bapak Le Toan Thang juga menambahkan bahwa industri veteriner sedang berkoordinasi dengan lembaga-lembaga profesional untuk terus memperluas pengujian, pendaftaran dan evaluasi efektivitas vaksin demam babi Afrika pada kelompok ternak lain seperti babi betina.
Hasil awal menunjukkan keamanan dan kemanjuran, tetapi evaluasi menyeluruh lebih lanjut oleh badan pengatur masih diperlukan.
Bapak Nguyen Van Diep mengatakan bahwa hingga saat ini, AVAC telah memasok lebih dari 3,5 juta dosis vaksin AVAC ASF LIVE ke pasar.
Dari jumlah tersebut, sekitar 3 juta dosis telah digunakan di Vietnam, berkontribusi pada pengendalian efektif demam babi Afrika (ASF) dalam skala besar; hampir 500.000 dosis telah diekspor ke Filipina dan Nigeria, dan menerima umpan balik positif dari pasar-pasar ini.
Saat ini, produk vaksin AVAC ASF LIVE sedang dalam proses pendaftaran di banyak negara lain seperti India, Malaysia, Nepal, Myanmar...
Untuk memenuhi kebutuhan domestik dan internasional, AVAC menyimpan cadangan sekitar 1,5 juta dosis, siap dipasok dalam situasi darurat.
Saat ini, produk tersebut sedang dievaluasi lebih lanjut untuk penggunaan resmi dalam pembiakan babi (babi betina dan babi jantan), membuka potensi perlindungan komprehensif bagi industri peternakan babi di Vietnam.
Di dalam negeri, Bapak Nguyen Van Diep juga mengatakan bahwa vaksin AVAC ASF LIVE telah digunakan secara luas untuk vaksinasi babi di banyak daerah seperti Cao Bang, Lang Son, Bac Ninh, Hai Duong, Hai Phong, Quang Ninh, Quang Ngai, Tra Vinh ... dengan dukungan dari anggaran lokal.
Hasil praktis menunjukkan bahwa vaksin tersebut jelas efektif, menjamin keamanan tinggi dan tidak ada kasus kekambuhan penyakit yang tercatat setelah vaksinasi.
Vaksin AVAC ASF LIVE merupakan vaksin hidup yang dilemahkan pertama di dunia yang berhasil dikembangkan dan dikomersialkan, diteliti dan diproduksi oleh AVAC Vietnam Joint Stock Company.
Pencapaian ini tidak saja menunjukkan kapasitas ilmiah dan teknologi Vietnam yang maju tetapi juga menegaskan posisi industri vaksin hewan negara tersebut di peta internasional.
Saat ini, ada 3 perusahaan yang memproduksi vaksin demam babi Afrika yang beredar di Vietnam: AVAC Vietnam Joint Stock Company, Navetco Central Veterinary Medicine Joint Stock Company dan Dabaco Vietnam Group.
(Kantor Berita Vietnam/Vietnam+)
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/vaccine-dich-ta-lon-chau-phi-avac-asf-live-duoc-xuat-khau-sang-indonesia-post1043206.vnp
Komentar (0)