Saya beruntung dapat bekerja dan belajar di bawah bimbingan Ibu Ngo Thi Le Hoa - Sekretaris Sel Partai, Kepala Sekolah Menengah Le Thanh Cong. Beliau bukan hanya seorang guru teladan, manajer yang baik, tetapi juga seorang perempuan dengan kecantikan modern, penuh keberanian, dan kebaikan.
Sepanjang kariernya, Ibu Hoa selalu menjunjung tinggi prinsip: " Pendidik tidak hanya harus mengajarkan kata-kata, tetapi juga mengajar orang." Oleh karena itu, beliau selalu menjadi pelopor dalam kegiatan sukarela, mendukung siswa yang berada dalam situasi sulit untuk berprestasi dalam studi mereka. Khususnya dalam beberapa tahun terakhir, beliau telah memprakarsai program "Pojok Belajar Hijau" - di mana siswa yang berada dalam situasi sulit mendapatkan dukungan berupa meja, kursi, dan alat belajar yang didaur ulang dari bahan ramah lingkungan. Ini merupakan model yang memiliki makna ganda: membantu siswa kurang mampu sekaligus meningkatkan kesadaran akan perlindungan lingkungan bagi guru dan siswa di sekolah.
Beliaulah yang senantiasa memelihara dan mempromosikan semangat "cintai sesama seperti mencintai diri sendiri". Beliau sendiri memberikan hadiah-hadiah bermakna kepada para siswa yang sedang menghadapi kesulitan, disertai kata-kata penyemangat, agar mereka memiliki kekuatan untuk mengatasi kesulitan dan meraih impian hidup . Setiap tahun, beliau meluncurkan gerakan sukarelawan untuk menabur benih kasih sayang kepada anak-anak yatim piatu dan anak-anak kurang mampu. Kegiatan-kegiatan ini tampak biasa saja, tetapi bermakna bagi anak-anak yang kurang beruntung.
Ibu Hoa menjadi relawan di Shelter May Ngan
FOTO: DISEDIAKAN OLEH PENULIS
Kegiatan sukarelawan di Shelter May Ngan
FOTO: DISEDIAKAN OLEH PENULIS
Menabur cara hidup penuh kasih bagi rekan kerja
Ia menggunakan kutipan-kutipan yang memuji profesi guru untuk menginspirasi tim. Guru tidak bekerja dengan profesinya untuk mencari nafkah, melainkan dengan hati nuraninya sebagai guru. Oleh karena itu, staf pengajar sekolah ini dikenal sebagai guru yang hidup dengan hati nuraninya.
Dengan perhatian kepala sekolah untuk merenovasi fasilitas setiap tahun agar siswa memiliki tempat belajar dan tinggal terbaik, siswa selalu menganggap sekolah sebagai rumah kedua mereka. Mereka sadar akan pentingnya menjaga kebersihan sekolah, menciptakan ruang hijau untuk kelas, dan merawat pepohonan di sekolah.
Memberikan bingkisan Tet kepada siswa kurang mampu dan memberikan bingkisan kepada siswa berprestasi
FOTO: DISEDIAKAN OLEH PENULIS
Paman Ho pernah mengajarkan: "Persatuan, persatuan, persatuan besar. Sukses, sukses, sukses besar", sehingga beliau dengan terampil memobilisasi semangat solidaritas kolektif untuk melaksanakan tugas bersama. Semangat solidaritas tersebut telah menciptakan kekuatan kolektif bagi sekolah untuk meraih banyak keberhasilan . Sekolah Menengah Le Thanh Cong didirikan pada tahun 2017, tetapi dengan semangat solidaritas kolektif, sekolah tersebut terus meraih banyak keberhasilan selama bertahun-tahun, menciptakan kepercayaan di kalangan orang tua dan kebanggaan di kalangan guru dan siswa. Pada tahun ajaran 2021, beliau merasa terhormat menerima Penghargaan Vo Truong Toan.
Meskipun kesibukannya di sekolah, ia selalu dengan lihai mengatur perannya sebagai perempuan dalam keluarga, "piawai dalam urusan publik dan piawai dalam pekerjaan rumah tangga". Boleh dikatakan bahwa guru Ngo Thi Le Hoa adalah gambaran nyata dan nyata seorang perempuan modern: berbakat, berdedikasi, bertanggung jawab atas profesinya, murid-muridnya, masyarakat, dan lingkungannya. Kisahnya—seseorang yang menabur benih kebaikan—tak hanya menyalakan api kehidupan yang indah bagi para guru dan murid Sekolah Menengah Le Thanh Cong, tetapi juga menyebarkan pesan welas asih dan semangat berbagi kepada masyarakat.
Sumber: https://thanhnien.vn/ve-dep-cua-nguoi-phu-nu-hien-dai-185250630105756463.htm
Komentar (0)