Menurut Kementerian Perindustrian dan Perdagangan , omzet ekspor produk minyak bumi pada bulan Juli diperkirakan mencapai 120.000 ton, senilai 90 juta dolar AS, setara dengan 80,2% dan 52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dalam 7 bulan pertama, Vietnam mengekspor total 1,26 juta ton produk minyak bumi senilai 1,02 miliar dolar AS.
Di sisi impor, omzet impor semua jenis minyak bumi pada bulan Juli diperkirakan mencapai 1,05 juta ton dengan nilai total 790 juta dolar AS. Volume impor ini setara dengan 161% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dalam 7 bulan tersebut, perusahaan telah mengimpor total 6,26 juta ton, senilai 4,95 miliar dolar AS.
Menurut Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, minyak bumi merupakan komoditas penting dan Kementerian selalu memantau secara ketat perkembangan di pasar minyak bumi dalam negeri dan internasional untuk segera mengarahkan atau merekomendasikan solusi kepada otoritas yang berwenang guna memastikan pasokan minyak bumi untuk pasar.
Dalam 7 bulan terakhir, bisnis telah menghabiskan hampir 5 miliar USD untuk mengimpor bensin untuk memasok pasar domestik.
Pada bulan April dan Juni, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan telah menggelar dua kali pertemuan dengan para pelaku usaha produksi dan perdagangan minyak bumi guna membahas solusi untuk menjamin pasokan minyak bumi bagi pasar dalam negeri di waktu mendatang serta mengkaji pelaksanaan ketentuan minimum pasokan minyak bumi selama 6 bulan pada tahun ini bagi pelaku usaha perdagangan minyak bumi.
Khususnya, berdasarkan hasil implementasi total pasokan minimum BBM dari perusahaan-perusahaan perdagangan BBM utama, rencana pemeliharaan Pabrik Kilang dan Petrokimia Nghi Son, dan prakiraan pasokan BBM domestik dalam 6 bulan terakhir tahun ini, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan telah menyesuaikan alokasi total pasokan minimum BBM untuk 6 bulan terakhir tahun ini kepada perusahaan-perusahaan perdagangan BBM utama untuk memastikan pasokan BBM untuk pasar domestik. Hal ini menyebabkan impor BBM dari semua jenis menunjukkan tanda-tanda peningkatan pada bulan Juli.
Kedepannya, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan akan berkoordinasi secara erat dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memonitor secara ketat perkembangan pasar, serta segera mengambil tindakan atau mengusulkan kepada Pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan barang kebutuhan pokok ketika terjadi fluktuasi pasar yang tidak lazim.
(Sumber: Tien Phong)
Berguna
Emosi
Kreatif
Unik
Kemarahan
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)