Vietcombank angkat bicara soal nasabah yang mengeluh diretas hingga lebih dari 43 juta VND
VietNamNet•03/02/2024
Vietcombank mengoordinasikan dan menginstruksikan nasabah untuk melapor ke lembaga investigasi guna segera memverifikasi insiden, melacak penjahat, dan fokus pada pemulihan aset nasabah.
Bila ada tanda-tanda penipuan atau transaksi yang tidak biasa, nasabah harus segera menghubungi bank untuk meminta bantuan. Menanggapi VietNamNet pada 3 Februari 2024, perwakilan Vietcombank menyatakan bahwa nasabah TTM (Tran Trung Manh - reporter) dengan akun Facebook bernama Alvin mengunggah postingan di Facebook pribadinya dan beberapa grup lain tentang kehilangan uang melalui kartu ATM sebesar VND 43.155.000. Vietcombank menegaskan bahwa insiden ini terjadi di luar kehendak nasabah maupun bank. Sistem Vietcombank senantiasa menjamin keamanan dan keselamatan, serta sepenuhnya memenuhi standar keamanan internasional dan peraturan perundang-undangan. "Nasabah TTM menghubungi hotline Vietcombank 24/7 ketika mengetahui insiden tersebut dan Vietcombank menerima informasi tersebut. Segera setelah menerima informasi verifikasi nasabah, Vietcombank menerapkan langkah-langkah bantuan darurat berdasarkan konfirmasi persetujuan nasabah untuk membatasi kerugian nasabah, sekaligus mengajukan permohonan verifikasi pengembalian dana kepada penerima manfaat dan memberikan hasil verifikasi kepada nasabah sesuai ketentuan," ujar perwakilan Vietcombank. Vietcombank menyatakan bahwa bank juga telah segera meninjau transaksi nasabah TTM. Hasilnya menunjukkan bahwa transaksi yang dilakukan nasabah tersebut merupakan transaksi pembayaran daring yang dilakukan menggunakan kartu debit domestik (Vietcombank Connect 24 atau kartu ATM) di unit perdagangan daring. Saat melakukan transaksi pembayaran daring menggunakan kartu debit domestik, pemegang kartu harus memasukkan informasi valid yang hanya diberikan kepada nasabah dan dikelola oleh nasabah, meliputi: Informasi kartu: Nomor kartu lengkap, nama pemegang kartu, nama bank penerbit kartu, tanggal berlaku kartu, dan kode OTP SMS untuk mengautentikasi transaksi yang dikirimkan ke nomor telepon pemegang kartu yang terdaftar di Vietcombank. Sistem Vietcombank mencatat bahwa transaksi nasabah TTM telah memasukkan informasi kartu lengkap dan diautentikasi melalui kode OTP SMS yang berhasil dikirimkan Vietcombank ke nomor telepon nasabah TTM, sehingga transaksi pembayaran dari kartu nasabah berhasil diproses. Perwakilan Vietcombank menegaskan bahwa mereka secara aktif berkoordinasi dengan nasabah TTM dan menginstruksikan nasabah untuk melaporkan kejadian tersebut kepada lembaga investigasi untuk segera memverifikasi insiden tersebut, melacak pelaku kejahatan, dan fokus pada pemulihan aset nasabah. Vietcombank akan secara aktif berkoordinasi dan memberikan informasi lengkap kepada otoritas yang berwenang sesuai dengan ketentuan hukum. Jika penyebabnya dipastikan bukan karena kesalahan nasabah, Vietcombank menegaskan bahwa hak-hak nasabah di Vietcombank sepenuhnya dilindungi. Pada saat yang sama, Vietcombank percaya bahwa informasi yang tidak lengkap, yang menyebabkan kesalahpahaman tentang layanan perbankan yang menyebar di jejaring sosial sangat disesalkan. Vietcombank akan berkoordinasi dengan nasabah dan pihak berwenang untuk meminimalkan konsekuensi dari posting dan berbagi informasi di atas. Vietcombank berharap bahwa upaya Vietcombank untuk melindungi hak-hak sah nasabah akan selalu diakui dan dibagikan oleh nasabah. Vietcombank sangat mengimbau nasabah untuk memperhatikan rekomendasi dan peringatan bank saat menggunakan layanan ini. Jika terdapat tanda-tanda penipuan atau transaksi yang tidak wajar, nasabah harus segera menghubungi bank untuk mendapatkan bantuan. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab dalam menyediakan layanan yang aman dan terjamin bagi nasabah, serta senantiasa mendampingi nasabah dalam segala situasi yang diperlukan demi kepentingan nasabah yang sah,” ujar perwakilan Vietcombank.
Sebelumnya, di Facebook Alvin Tran, Tran Trung Manh menulis: “Hampir pukul 15.00 pada tanggal 23 Desember, saat sedang duduk di kafe bersama seorang teman, aplikasi VCB Digibank di ponsel saya melaporkan bahwa 43.155.000 VND telah terpotong dari rekening saya. Saya langsung tahu ada masalah, jadi saya menghubungi Vietcombank untuk mengunci rekening saya dan memeriksa transaksinya. Operator memeriksa rekening saya dan menemukan bahwa rekening tersebut hanya terhubung ke satu rekening MoMo dan menyarankan untuk memutusnya, mengunci rekening dan kartu lama, lalu meminta saya pergi ke ATM untuk melakukan transaksi guna membuktikan bahwa kartu tersebut tidak hilang. Saya mengikuti instruksi dan berencana untuk pergi ke kantor transaksi Vietcombank untuk melaporkannya, tetapi hari itu adalah hari Sabtu, jadi bank tersebut tutup. Pada hari Senin, saya pergi ke kantor transaksi Vietcombank dan mereka mengatakan bahwa itu adalah kesalahan saya dan bank tidak bertanggung jawab.”
Komentar (0)