Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024, Vietnam Airlines mencatat pendapatan konsolidasi sebesar VND93.265 miliar, hampir 30% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan mendekati level puncak periode pra-pandemi. Pada tahun 2024, Vietnam Airlines bertujuan untuk menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran dengan berbagai solusi fleksibel.
Menurut Vietnam Airlines, akhir-akhir ini, industri penerbangan terus menghadapi banyak kendala akibat konflik geopolitik yang mengganggu rantai pasokan, harga bahan bakar yang tetap tinggi di atas 105 USD/barel, dan fluktuasi yang tidak menguntungkan dalam suku bunga dan nilai tukar.
Di dalam negeri, perlambatan pertumbuhan ekonomi domestik telah menyebabkan melemahnya permintaan perjalanan tahun ini. Di tingkat internasional, pasar utama Asia Timur Laut pulih lebih lambat dari perkiraan.
Meskipun menghadapi kesulitan ini, Vietnam Airlines masih mengangkut lebih dari 24,1 juta penumpang dan 230 ribu ton kargo, masing-masing naik 16,4% dan 5,8% selama periode yang sama.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024, Bapak Nguyen Ngoc Canh, Wakil Ketua Komite Pengelolaan Modal Negara di BUMN, menyampaikan harapannya agar Vietnam Airlines dapat terus meningkatkan pencapaiannya dan meraih hasil yang lebih positif di tahun 2024. Komite Pengelolaan Modal Negara akan terus memantau dan memberikan dukungan yang ketat kepada Vietnam Airlines untuk mengatasi segala tantangan dan berkembang secara berkelanjutan.
Bapak Dang Ngoc Hoa, Ketua Dewan Direksi Vietnam Airlines, mengatakan: "Pada tahun 2024, lingkungan bisnis penerbangan masih akan menghadapi banyak tantangan akibat situasi geopolitik dan ekonomi global. Berdasarkan proyeksi lingkungan bisnis tersebut, Vietnam Airlines telah menetapkan tujuan, arah, dan tugas utama. Khususnya, maskapai ini berfokus pada pelaksanaan proyek restrukturisasi, dengan solusi komprehensif terkait aset restrukturisasi, sumber modal, portofolio investasi, struktur organisasi, dan inovasi tata kelola perusahaan. Tujuan utamanya tetap untuk mengurangi kerugian yang tersisa, dan bergerak menuju keseimbangan pendapatan dan pengeluaran pada tahun 2024."
Vietnam Airlines memperkirakan bahwa pada tahun 2024, ekonomi dan politik dunia masih akan sulit dengan konflik geopolitik yang berkepanjangan dan harga bahan bakar yang tetap tinggi di angka 104 dolar AS/barel. Suku bunga dolar AS tetap tinggi, yang memengaruhi nilai tukar mata uang asing dan biaya input. Output penumpang global diperkirakan akan pulih sepenuhnya dibandingkan tahun 2019, tetapi Asia-Pasifik membutuhkan lebih banyak waktu, terutama Asia Timur Laut. Risiko makro dan kelebihan beban infrastruktur bandara masih laten. Isu penarikan kembali mesin oleh produsen mesin Pratt & Whitney di seluruh dunia menyebabkan kekurangan pesawat, yang memengaruhi operasional.
Namun, secara domestik, kondisi ekonomi makro menunjukkan banyak hal positif, seperti pertumbuhan ekonomi Vietnam yang stabil, pasar penerbangan domestik yang diperkirakan tumbuh 6%-8%. Hal ini menjadi dasar bagi Vietnam Airlines untuk terus menetapkan target besar, yaitu mengurangi kerugian yang tersisa dan menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran.
Untuk mencapai tujuan ini, Vietnam Airlines menerapkan solusi produksi dan bisnis yang sinkron. Untuk pasar internasional, maskapai ini akan memperluas jaringan penerbangan internasionalnya dengan rute-rute baru ke Eropa Barat dan Asia Tenggara pada tahun 2024. Untuk pasar domestik, maskapai ini akan menyesuaikan frekuensi penerbangan sesuai permintaan pasar, mempertahankan pangsa pasar utamanya di rute-rute utama, dan meningkatkan kapasitas di rute-rute wisata. Perusahaan secara proaktif mengembangkan rencana operasional sesuai dengan skenario perencanaan, meningkatkan kapasitas manajemen produk dan harga.
Terkait armada, Vietnam Airlines berfokus pada persiapan investasi dalam proyek pesawat berbadan sempit dan proyek konversi konfigurasi pesawat A321ceo guna meningkatkan efisiensi operasional, memenuhi permintaan pasar, dan berkembang sejalan dengan orientasi restrukturisasi armada. Perusahaan juga akan menyelesaikan persiapan investasi untuk kompleks layanan sinkron di Bandara Internasional Long Thanh untuk memasuki fase implementasi investasi.
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/kinh-doanh/vietnam-airlines-cong-bo-doanh-thu-hon-93-nghin-ti-dong-1355684.ldo
Komentar (0)