Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Mengatasi kesulitan, gadis itu lulus sebagai lulusan terbaik

Báo Thanh niênBáo Thanh niên07/11/2023

[iklan_1]

Itulah kisah Nguyen Thi My Duyen, lulusan baru angkatan 61, Cabang Universitas Thuy Loi di Kota Ho Chi Minh.

Harus berubah untuk bangkit

Bertemu Duyen di upacara wisuda, gadis asal distrik Duyen Hai (provinsi Tra Vinh ) ini tersenyum cerah, dipenuhi kebahagiaan saat usahanya semasa kuliah membuahkan hasil yang diharapkan.

"Perjalanan saya selama kuliah bagaikan kereta yang saya tumpangi. Ada kalanya saya pikir saya tidak akan pernah bisa menyelesaikan studi saya. Tapi sekarang saya akhirnya lulus," ungkap Duyen.

Bươn qua những túng quẫn, tân cử nhân tốt nghiệp thủ khoa - Ảnh 1.

Duyen adalah lulusan terbaik kelas 61, Cabang Universitas Thuy Loi di Kota Ho Chi Minh.

Alasan mengapa lulusan baru ini pernah berpikir akan sulit untuk menyelesaikan program universitas adalah karena ia terus-menerus dikelilingi oleh kekurangan dan kesulitan.

"Selain kekhawatiran tentang biaya kuliah dan biaya hidup, hidup saya tidak semulus dan setenang teman-teman lainnya. Banyak kejadian keluarga yang terjadi, yang membuat saya merasa tidak stabil dan berpikir untuk menunda studi," kata Duyen.

Namun, Duyen tiba-tiba berpikir: "Meskipun aku tidak sekaya atau sesejahtera orang lain, aku tetap beruntung memiliki kerabat dan keluarga. Melihat ke atas, aku mungkin tidak sebaik orang lain, tetapi melihat ke bawah, aku lebih beruntung daripada banyak orang lain. Aku berkata pada diri sendiri bahwa aku tidak bisa terus-menerus hidup dalam pikiran negatif, sebaliknya aku harus berubah dan terus maju."

Dan kemudian gadis ini memfokuskan seluruh perhatiannya pada studinya. Untuk menghilangkan kekhawatiran akan biaya kuliah, Duyen berusaha keras belajar dan mendapatkan banyak beasiswa. Agar memiliki uang untuk menutupi biaya hidup, Duyen memanfaatkan waktu luangnya untuk bekerja paruh waktu sepulang sekolah... "Begitulah, kesulitan-kesulitan itu perlahan mereda. Tekanan uang tidak lagi menjadi beban. Melalui itu, saya juga membantu orang tua saya di pedesaan ketika mereka tidak perlu repot-repot membayar biaya kuliah," kenang Duyen.

Berkat usahanya sendiri, Duyen telah meraih banyak prestasi dalam studinya. Ia bahkan menjadi mahasiswa berprestasi dan terus menerima beasiswa untuk mendorong pembelajaran, termasuk beasiswa "Le Van Kiem dan Keluarga" pada tahun 2021. Duyen meraih juara ketiga nasional dalam Olimpiade Ekonometrika dan Aplikasi pada tahun 2022... Selain itu, gadis asal Tra Vinh ini juga menerima banyak sertifikat penghargaan atas prestasi gemilangnya di Persatuan Pemuda. Khususnya, pada upacara wisuda angkatan ke-61, Duyen menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,67 yang sangat baik. Khususnya, pada semester terakhir, Duyen meraih IPK absolut 4,0.

Bươn qua những túng quẫn, tân cử nhân tốt nghiệp thủ khoa - Ảnh 3.

Bersinar di hari wisuda

Ubah kesulitan menjadi motivasi

Berbagi pengalamannya dalam menerima beasiswa dan meraih prestasi akademik yang tinggi, Duyen berkata: "Butuh banyak usaha. Di kelas, saya selalu mendengarkan dengan saksama apa yang diajarkan dosen. Setelah jam sekolah, saya sering memanfaatkan waktu untuk meninjau pelajaran, meneliti pengetahuan yang lebih lanjut, dan mempelajari berbagai materi dari buku dan internet..."

Menurut Duyen, "Saya juga lebih termotivasi untuk belajar dengan baik karena saya berusaha mengubah hidup saya. Saya sering berpikir bahwa untuk bisa duduk di ruang kuliah dan menimba ilmu, orang tua saya di pedesaan harus bekerja keras. Oleh karena itu, saya harus belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh."

Selain itu, lulusan baru ini menyampaikan bahwa setiap mahasiswa perlu memahami dengan jelas kekuatan mereka, keterampilan apa yang kurang, dll., serta menemukan cara untuk mengembangkan kekuatan mereka, melengkapi kekurangan yang ada, dan meningkatkannya. Selain itu, mereka harus menetapkan tujuan yang jelas dan berusaha mencapai rencana yang telah mereka tetapkan.

"Kehidupan mahasiswa seringkali penuh tantangan. Tapi jangan putus asa dan putus asa. Sebaliknya, jadikan kesulitan sebagai motivasi untuk berusaha lebih keras. Jangan takut untuk meraih mimpi dan ambisi. Hanya dengan begitu, kalian akan memiliki hari-hari yang bermakna di kelas," tambah Duyen.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk