Kementerian Luar Negeri telah mengeluarkan rekomendasi bagi warga negara Vietnam yang tinggal, belajar, dan bekerja di Israel dan Iran untuk mematuhi peraturan dan instruksi tentang langkah-langkah keamanan dan keselamatan pemerintah.

Warga negara perlu tetap berhubungan dan memantau dengan cermat informasi peringatan dari Kementerian Luar Negeri dan badan perwakilan Vietnam di Israel dan Iran serta mempersiapkan rencana untuk mengungsi dengan aman ke negara ketiga atau kembali ke Vietnam.

"Ada lebih dari 700 warga negara Vietnam di Israel, 37 warga negara Vietnam, dan 4 orang keturunan Vietnam di Iran. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa yang tercatat di antara komunitas Vietnam di kedua wilayah tersebut," ujar juru bicara tersebut.

Pham Thu Hang_4786.jpg
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pham Thu Hang menanggapi dalam konferensi pers siang ini. Foto: Pham Hai

Dalam beberapa hari terakhir, Kementerian Luar Negeri dan kementerian serta sektor lain telah membahas dan mempelajari dengan saksama rencana tersebut serta mengarahkan badan perwakilan Vietnam di Israel dan Iran serta di negara-negara tetangga untuk memantau situasi dengan saksama dan meminta otoritas setempat untuk memastikan keselamatan maksimum bagi warga negara Vietnam yang tinggal, belajar, dan bekerja di daerah berbahaya.

Unit-unit Kementerian Luar Negeri dan badan-badan perwakilan berkoordinasi erat dengan otoritas dalam negeri, badan-badan diplomatik negara lain di Hanoi , dan misi-misi diplomatik setempat untuk mengembangkan rencana perlindungan, memastikan keselamatan bagi warga negara, kantor pusat badan perwakilan, dan mengembangkan rencana untuk mengevakuasi warga negara Vietnam ke negara ketiga.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa hari ini, Kedutaan Besar Vietnam di Iran berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Vietnam di Federasi Rusia serta negara-negara terkait untuk melaksanakan pekerjaan perlindungan warga negara, untuk membawa 18 warga negara di Iran ke negara ketiga dan kembali ke Vietnam.

Ibu Hang juga mengatakan bahwa ia baru saja menerima informasi bahwa Kedutaan Besar Vietnam di Iran, termasuk Duta Besar dan empat pejabat, masih berhubungan dengan warga negara yang tersisa di Iran. Para warga negara ini dalam kondisi aman dan stabil secara mental, serta berhubungan erat dengan Kedutaan.

Kedutaan Besar di Iran juga secara teratur menyarankan agar masyarakat tetap waspada, menghindari tempat ramai, mematuhi peraturan dan instruksi untuk memastikan keamanan dan keselamatan otoritas setempat, dan memantau informasi peringatan dengan cermat.

"Sejak konflik meletus di wilayah ini, kami terus mengirimkan peringatan dan buletin perlindungan warga," ujar Ibu Hang.

Kedutaan Besar Vietnam di Israel telah membuka portal pendaftaran daring bagi warga negara yang ingin kembali ke rumah atau pergi ke negara ketiga untuk membuat daftar, meringkas kebutuhan, dan mengembangkan rencana dukungan.

Kedutaan Besar juga menganjurkan agar warga negara Vietnam tetap tenang, proaktif, dan, jika memungkinkan, mencari cara untuk meninggalkan Israel melalui gerbang perbatasan darat ketika kondisi keamanan dan keselamatan memungkinkan.

Kedutaan Besar Vietnam menganjurkan agar warga negaranya secara proaktif mempersiapkan dan berusaha meninggalkan Israel melalui jalur darat dan telah menyiapkan saluran telepon langsung sehingga orang dapat menghubunginya kapan saja.

Sumber: https://vietnamnet.vn/xay-dung-phuong-an-so-tan-cong-dan-viet-nam-roi-israel-va-iran-2413132.html