Meskipun telur kaya akan nutrisi, manfaat kesehatannya masih banyak diperdebatkan. Selain protein, vitamin, dan mineral, telur juga mengandung kolesterol dan lemak jenuh. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi telur secara teratur tetapi dalam jumlah sedang tidak akan berdampak negatif pada kesehatan, menurut situs web kesehatan Medical News Today (UK).
Merebus telur dianggap sebagai cara paling sehat dan termudah untuk menyiapkannya.
Ada banyak cara untuk mengolah telur dalam berbagai hidangan. Namun, berikut adalah cara-cara paling sehat untuk mengolah telur.
Telur rebus
Merebus dianggap sebagai cara paling sehat dan termudah untuk memasak telur. Tergantung preferensi Anda, apakah telur lunak, keras, atau bahkan setengah matang, Anda dapat menyesuaikan waktu merebusnya.
Telur rebus dianggap paling sehat karena kita hanya perlu merebus, mengupas, dan memakannya tanpa menambahkan bumbu, minyak, atau zat tambahan berbahaya. Pada saat itu, 50 gram telur mengandung 77 kalori, dengan kandungan nutrisi 6 gram protein, 5 gram lemak, dan 9 jenis asam amino, vitamin, serta berbagai mineral lainnya.
Telur kukus
Merebus telur baik untuk situasi di mana kita bisa membiarkan cangkangnya tetap utuh saat memasak. Namun, ketika cangkangnya sudah dikupas dan dikocok, mengukus adalah cara paling sehat untuk memasak telur. Perbedaan utama antara merebus dan mengukus adalah merebus lebih cepat tetapi telurnya mungkin keras, sementara mengukus membutuhkan waktu lebih lama untuk matang dan membuat telur lebih lunak.
Untuk mengukus telur, cukup tuangkan air sekitar 1,5 cm, tutup panci, nyalakan kompor, dan tunggu 10-12 menit hingga telur matang. Jika ingin kuning telur lebih lunak, kukus saja selama 7 menit.
Dimasak dalam microwave
Microwave sering digunakan untuk memanaskan kembali makanan, tetapi sebenarnya microwave dapat digunakan untuk memasak hampir semua jenis makanan. Memasak telur dengan microwave adalah cara terbaik untuk meminimalkan hilangnya nutrisi.
Saat direbus, dikukus, atau digoreng, beberapa nutrisi dalam telur dapat hilang hingga 80%. Namun, jika menggunakan microwave, telur akan matang dalam waktu yang sangat singkat sehingga mengurangi kehilangan nutrisi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin B2 dan asam folat lebih awet dalam telur saat dimasak dalam microwave.
Di antara berbagai cara memasak, telur goreng, meskipun lezat, dianggap paling tidak sehat, terutama jika digoreng dengan banyak minyak. Sebagian minyak tersebut akan diserap ke dalam telur dan masuk ke dalam tubuh saat dimakan. Mengonsumsi banyak telur dengan cara ini akan dengan mudah meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, menurut Medical News Today .
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)