Olahraga teratur yang dipadukan dengan pola makan sehat cocok bagi orang yang berolahraga secara teratur, dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan mengendalikan berat badan. Namun, bagi orang yang berolahraga secara intens, seperti mengangkat beban berat selama 1 jam sehari atau lebih, mempersiapkan diri untuk maraton, atau berkompetisi dalam triatlon, prinsip-prinsip nutrisi ini mungkin tidak lagi sesuai, menurut situs web kesehatan Healthline (AS).
Pengangkat beban berat tetap perlu mengonsumsi karbohidrat alih-alih menghindarinya sama sekali.
Bagi orang yang berlatih dengan intensitas tinggi, pola makannya harus menghindari hal-hal berikut ini:
Jangan makan pati putih
Orang-orang sering disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti kentang, beras merah, dan oatmeal, sambil menghindari karbohidrat putih seperti roti putih. Namun, bagi mereka yang berolahraga secara intens, mengonsumsi karbohidrat putih dalam jumlah sedang dan pada waktu yang tepat justru dapat bermanfaat.
Pati putih cepat dimetabolisme oleh tubuh untuk menyediakan energi. Makan sebelum berolahraga akan membantu menyediakan sumber energi yang melimpah untuk mengoptimalkan kinerja otot. Makan setelah berolahraga akan membantu mengisi kembali cadangan energi yang hilang selama olahraga intensitas tinggi.
Minimalkan pati
Untuk menurunkan berat badan, beberapa orang tidak hanya menghindari karbohidrat putih tetapi juga karbohidrat kompleks. Sebagai gantinya, mereka mengonsumsi lebih banyak protein atau menjalani diet keto tinggi lemak. Bagi kebanyakan orang, hal ini dapat bermanfaat.
Namun, bagi orang yang berolahraga dengan intensitas tinggi, tidak mengonsumsi pati justru akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan, yang mengurangi daya tahan dan kemampuan pemulihan tubuh. Faktanya, pola makan yang terlalu rendah pati akan kesulitan menyediakan energi yang cukup bagi tubuh untuk berfungsi dengan baik, menghambat metabolisme, mengurangi performa olahraga, dan mudah menyebabkan cedera olahraga.
Hindari makanan berlemak
Orang yang ingin menurunkan berat badan atau berolahraga dengan intensitas sedang seringkali menghindari makanan tinggi lemak. Namun, bagi orang yang berolahraga dengan intensitas tinggi, makanan tinggi lemak tetap penting dalam pola makan sehari-hari.
Namun, untuk mengoptimalkan kesehatan mereka, mereka harus memprioritaskan konsumsi lemak sehat seperti salmon, susu, kacang-kacangan, alpukat, atau kacang-kacangan. Untuk menghindari kenaikan berat badan, pelaku olahraga intensitas tinggi harus mengonsumsi makanan berkalori seimbang dan mengubah pola makan mereka ketika mereka mengurangi atau berhenti berolahraga, menurut Healthline .
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/3-sai-lam-dinh-duong-ma-nguoi-tap-ta-nang-can-tranh-185240920132023888.htm
Komentar (0)