Seorang ilmuwan material di Ukraina telah mengembangkan jubah tembus pandang yang dapat melindungi warga sipil dari pesawat tak berawak militer Rusia.
Jubah tembus pandang membantu menyembunyikan tanda panas prajurit. Video : Sun
Jubah baru ini, yang disebut "Phantom Skin", dikembangkan oleh seorang ilmuwan anonim di Bucha untuk membantu menyembunyikan jejak panas tentara dan peralatan. Produk ini terbuat dari bahan plastik hitam dengan pola permukaan luar yang mirip dengan terpal tenda kemah. Jubah ini dapat memblokir emisi jejak panas dari manusia atau peralatan militer , sehingga objek tersebut tidak terlihat oleh sensor inframerah atau termal, lapor Interesting Engineering pada 6 Oktober.
Tentara dapat secara efektif menghindari sensor pada quadcopter dengan menutupi diri mereka menggunakan jubah atau bersembunyi di tenda yang terbuat dari bahan tersebut. Dalam situasi di mana kedua belah pihak mengerahkan drone secara massal, fitur siluman menawarkan keuntungan besar. Jenis jubah ini dapat membantu menyembunyikan tentara yang terluka, memberi garda depan lebih banyak pilihan.
Komposisi pasti "Phantom Skin" masih dirahasiakan, tetapi produk ini mengandung senyawa nanoteknologi, termasuk grafena, yang memiliki sifat menutupi atau menyerap sinyal panas. Penemu jubah ini tidak bekerja sendiri, tetapi mengembangkan produk tersebut dengan dukungan perusahaan teknologi militer Ukraina, Spets Techno Expert (STE). "Kemampuan untuk menyembunyikan tentara yang terluka dengan Phantom Skin sangat berharga," tegas seorang juru bicara STE.
Pada bulan September, "Phantom Skin" dipamerkan di pameran Defence and Security Equipment International (DSEI) di London. "Testimoni dari para pengguna merupakan bukti nyata akan perlindungan dan manfaat penyelamatan jiwa yang diberikan Phantom Skin," ujar seorang juru bicara STE.
Menurut inews, STE tidak mengungkapkan apakah mereka menerima pesanan untuk "Phantom Skin" atau sistem persenjataan apa pun yang dipamerkan di DSEI.
An Khang (Menurut Teknik Menarik )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)