Lagu anak-anak Baby Shark lolos dari tuduhan plagiarisme setelah 6 tahun - Foto: Pinkfong
Pada tanggal 14 Agustus, Yonhap News melaporkan bahwa Mahkamah Agung Korea Selatan secara resmi mengumumkan bahwa The Pinkfong Company - produser lagu anak-anak terkenal secara global Baby Shark - memenangkan gugatan hak cipta yang berlangsung lebih dari 6 tahun dengan musisi Amerika Johnny Only (nama asli Jonathan Robert Wright).
Putusan tersebut menegaskan bahwa lagu Pinkfong berjudul Baby Shark tidak melanggar hak cipta dan bukan merupakan produk plagiat.
Baby Shark lolos dari tuduhan plagiarisme
Fokus gugatan tersebut berkisar pada apakah versi Baby Shark milik Johnny Only (dirilis pada tahun 2011) merupakan turunan yang cukup unik dan kreatif dari lagu rakyat Amerika Utara.
Johnny Only mengklaim bahwa ia telah menambahkan elemen musik terpisah untuk menciptakan karya berhak cipta baru, dan menuduh Pinkfong menyalin lagunya tanpa izin ketika mereka merilis versi Baby Shark pada tahun 2015.
Namun, Mahkamah Agung Korea menolak semua argumen penggugat dan menguatkan putusan pengadilan sebelumnya.
Video klip Baby Shark
Menurut pengadilan, jika sebuah lagu menggunakan materi dari lagu rakyat lisan untuk menggubah komposisi baru, agar diakui sebagai lagu turunan berhak cipta, bagian kreatif yang ditambahkan harus cukup baru dan independen untuk membentuk komposisi baru.
Dalam kasus ini, aransemen Johnny Only dianggap terlalu minim, hanya menambahkan beberapa instrumen dan mengubah iringan agar menyerupai melodi asli, untuk memenuhi syarat perlindungan hukum sebagai karya independen.
Panel juri Komisi Hak Cipta Korea menyimpulkan bahwa versi Johnny Only kurang memiliki kreativitas yang kuat, hanya merupakan sedikit variasi dari lagu rakyat yang sudah ada sebelumnya.
Pengadilan juga memutuskan bahwa meskipun ada kemungkinan tim produksi Pinkfong memiliki akses ke lagu Johnny Only, tidak ada bukti bahwa mereka telah menyalin bagian-bagian unik secara kreatif dari versi tersebut.
Melodi yang mudah diingat "Baby Shark, Doo Doo Doo Doo Doo" disukai oleh anak-anak di seluruh dunia - Foto: Pinkfong
Gugatan hak cipta Baby Shark diajukan oleh musisi Johnny Only pada Maret 2019, tepat ketika lagu Pinkfong, Baby Shark, menjadi fenomena global.
Dengan melodi yang menarik "Baby shark, doo doo doo doo doo doo" dan koreografi yang menyenangkan, lagu ini dengan cepat menaklukkan anak-anak di seluruh dunia , melampaui 1 miliar streaming di Spotify pada tahun 2023, dan memasuki tangga lagu Billboard Hot 100 pada tahun 2019.
Tak hanya membuat heboh di media sosial, Baby Shark juga dijadikan lagu penyemangat oleh banyak tim Major League Baseball (MLB) ternama seperti Washington Nationals atau LA Dodgers.
Setelah putusan akhir, The Pinkfong Company mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa mereka telah mengadaptasi lagu rakyat tersebut ke dalam versi yang mudah dinyanyikan, mudah diingat, dan cocok untuk anak-anak, serta menegaskan: "Konfirmasi Mahkamah Agung bahwa kami tidak melanggar hak cipta merupakan pengakuan yang adil atas upaya kreatif kami."
Sumber: https://tuoitre.vn/bai-hat-do-tre-an-com-quoc-dan-baby-shark-thoat-an-dao-nhac-sau-hon-6-nam-bi-to-20250815101924758.htm
Komentar (0)