Departemen Kepolisian Kriminal Kepolisian Kota Da Nang menahan sementara dua tersangka untuk melanjutkan penyelidikan dan klarifikasi tindakan "kepemilikan dan penggunaan senjata ilegal".
Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat menerima informasi bahwa di kota ini banyak oknum yang melakukan penyimpanan dan penggunaan senjata api secara ilegal yang dikhawatirkan dapat menimbulkan tindak pidana ringan (tipiring) dan tindak pidana khusus, serta dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.
Subjek Nguyen Van Thanh dengan barang bukti yang disita termasuk 2 senjata api dan 6 peluru.
Departemen Kepolisian Kriminal Kepolisian Kota Da Nang telah menugaskan para detektif untuk menerapkan langkah-langkah profesional yang sinkron guna memverifikasi dan mengumpulkan informasi serta dokumen terkait pelaku. Dalam waktu singkat, para detektif telah mengidentifikasi tersangka sebagai Nguyen Van Thanh (julukan "Thanh Den"), 37 tahun, yang tinggal di Kelurahan Hoa Khanh Bac, Distrik Lien Chieu, Kota Da Nang.
"Thanh Den" dikenal sebagai salah satu penjahat paling terkenal di Da Nang, dengan banyak catatan kriminal dan hubungan yang luas dengan penjahat lain di kota tersebut.
Pada pukul 10.30 pagi tanggal 19 September, ketika Nguyen Van Thanh dan NPL (27 tahun, tinggal di distrik Hoa Minh, distrik Lien Chieu) sedang mengendarai mobil dengan plat nomor 43A-541.xx ke sebuah bar karaoke di jalan Nam Tran, distrik Hoa Minh, pasukan pengintai Departemen Kepolisian Kriminal bergegas masuk untuk mengendalikan dan menangkap mereka.
Saat memeriksa mobil, detektif menemukan 2 pistol model revolver dan 6 peluru di dalamnya. Melalui penyelidikan, Nguyen Van Thanh mengaku membeli 2 senjata ini secara daring pada tahun 2022 untuk tujuan "membela diri".
Kasus ini sedang diselidiki oleh Departemen Kriminal Kepolisian dan pelaku akan ditangani sesuai dengan ketentuan hukum.
Nguyen Hung (VOV)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)