Pada tanggal 22 Juni, informasi dari Departemen Investigasi Kepolisian Provinsi Ha Tinh mengatakan bahwa unit ini baru saja mengeluarkan keputusan untuk mendakwa kasus tersebut, mengadili terdakwa, dan menahan sementara Vu Anh Tuan (48 tahun, tinggal di Komune Dan Phuong, Distrik Dan Phuong, Kota Hanoi ) selama 4 bulan untuk menyelidiki kejahatan penipuan dan perampasan properti.
Vu Anh Tuan ditangkap
Berdasarkan dokumen lembaga investigasi, sebelumnya, NTL (46 tahun, tinggal di Kota Thien Cam, Distrik Cam Xuyen, Ha Tinh ) memiliki seorang putra, Nguyen Dinh Chinh (28 tahun), ditangkap dan dituntut oleh Departemen Investigasi Kepolisian Provinsi Ha Tinh karena berpartisipasi dalam pengangkutan ilegal 30 kg narkoba sintetis.
Pada April 2021, Chinh dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Rakyat Provinsi Ha Tinh atas tuduhan perdagangan narkoba ilegal. Setelah persidangan tingkat pertama, Nyonya L. memberikan uang sebesar 1,5 miliar VND kepada Tuan NTQ (pengacara pembela Chinh) untuk mengajukan banding dan meminta keringanan hukuman bagi putranya.
Setelah menerima uang tersebut, pengacara Q. menemui dan memberikan Vu Anh Tuan 600 juta VND untuk meminta orang tersebut mencari cara untuk mengurangi hukuman Chinh.
Tuan menggelapkan hampir 3 miliar VND dari keluarganya untuk membantu putranya mendapatkan hukuman.
Pada tanggal 23 November 2021, Pengadilan Tinggi Rakyat di Hanoi mendengarkan banding tersebut dan menguatkan hukuman seumur hidup untuk terdakwa Chinh. Segera setelah persidangan berakhir, Nyonya L. bertemu dengan pengacara Q. dan Tuan untuk meminta pengembalian uang. Ketika mereka bertemu, Tuan menyalahkan pengacara Q. karena tidak dapat bekerja karena tidak meminta majelis hakim untuk menunda persidangan.
Pada pertemuan ini, Tuan memperkenalkan dirinya sebagai agen khusus kepolisian dan mengatakan ia bisa membebaskan putra Nyonya L. dari penjara, yang sedang menjalani hukuman seumur hidup. Tuan berjanji bahwa pada tanggal 28 November 2022, putra Nyonya L. akan dapat kembali ke rumah.
Untuk membebaskan putranya dari penjara, Ibu L. memberi Tuan uang lebih dari 3,7 miliar VND. Setelah mengetahui bahwa dirinya telah ditipu, Ibu L. berulang kali meminta uangnya kembali, tetapi Tuan hanya mampu mengembalikan sebagian kecil uang yang telah digelapkannya.
Berdasarkan dokumen dan bukti yang dikumpulkan, Badan Investigasi Kepolisian Provinsi Ha Tinh memiliki cukup alasan untuk menetapkan bahwa Tuan melakukan penipuan dan mengambil hampir 3 miliar VND dari Nyonya L.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)