Pada tahun 2025, pasar game genggam lebih bergairah dari sebelumnya, tetapi kekhawatiran umum setiap gamer tetap sama: lampu indikator baterai lemah. Dalam persaingan daya tahan baterai, sebuah paradoks menarik muncul ketika pemenangnya bukanlah perangkat dengan kapasitas baterai terbesar.
Baterai terkuat... kalah dalam pertempuran
Saat memilih antara raksasa seperti Steam Deck OLED, ASUS ROG Ally X, atau Nintendo Switch 2, daya tahan baterai menjadi salah satu faktor penentu utama. Namun, perbandingannya tidak sederhana, karena waktu penggunaan sebenarnya sangat bergantung pada judul gim dan pengaturan grafis.
Konsol game dengan baterai 'besar' mungkin tidak akan bertahan lama
FOTO: TANGKAPAN LAYAR WINDOWS CENTRAL
Sekilas, ASUS ROG Ally X dengan baterai 80 Whr-nya yang "besar" tampak menjadi juara yang tak tertandingi, jauh melampaui 50 Whr milik Steam Deck OLED atau 55,5 Whr milik Lenovo Legion Go S. Namun, kenyataan menunjukkan hasil yang justru sebaliknya.
Saat memainkan game AAA berat dengan pengaturan grafis tinggi, ROG Ally X hanya bertahan sekitar 2,5 jam. Sementara itu, Steam Deck OLED unggul dengan kemampuannya memainkan game berat hingga 8 jam dalam beberapa pengujian. Bahkan dengan "hardware killer" seperti Cyberpunk 2077 , Steam Deck OLED masih dapat bertahan lebih dari 2,5 jam. Rahasianya adalah Steam Deck OLED dilengkapi dengan AMD APU generasi baru, yang dioptimalkan agar jauh lebih hemat energi dibandingkan kompetitor.
Pertarungan ini juga menunjukkan dilema yang tak terelakkan yang dihadapi para gamer. Lenovo Legion Go S adalah contoh utama, dengan daya pemrosesan dan kualitas kontrol yang luar biasa, tetapi daya tahan baterainya saat bermain game pada pengaturan maksimum hanya... satu jam. Namun, banyak pengguna masih menerimanya, dengan mengatakan bahwa "peningkatan performanya sepadan."
Demikian pula, Nintendo Switch 2 yang sangat dinantikan juga memiliki daya tahan baterai yang relatif rendah, hanya sekitar 2,5-3 jam untuk memainkan game-game besar. Namun, daya tarik game-game eksklusif dan pengalaman khas Nintendo tetap menjadikannya pilihan yang sayang untuk dilewatkan.
Pada akhirnya, Steam Deck OLED terbukti menjadi juara dalam hal ketahanan bermain game. Namun, "mesin terbaik" tetap bergantung pada prioritas Anda. Jika Anda membutuhkan performa terbaik untuk sesi bermain game singkat, atau menyukai game eksklusif Nintendo, Anda mungkin harus mengorbankan daya tahan baterai.
Sumber: https://thanhnien.vn/bat-ngo-ket-qua-so-gang-ve-pin-may-choi-game-cam-tay-2025-185250715122917551.htm
Komentar (0)