Menurut rencana pendaftaran awal tahun 2024, pukul 5 sore pada tanggal 27 Agustus adalah batas waktu bagi kandidat untuk mengonfirmasi pendaftaran pada sistem dukungan pendaftaran umum, menurut Kementerian Pendidikan dan Pelatihan.

Namun, melalui umpan balik dari lembaga pelatihan dan kandidat, beberapa kandidat, saat mendaftar langsung di sekolah, menemukan bahwa mereka belum mengonfirmasi pendaftaran mereka pada sistem.

Oleh karena itu, untuk memudahkan calon peserta, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan terus membuka sistem bagi calon peserta untuk menyelesaikan prosedur konfirmasi penerimaan sebelum pukul 17.00 pada tanggal 31 Agustus.

Menurut statistik dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, jumlah kandidat yang diterima di universitas pada gelombang pertama tahun 2024 pada sistem adalah 673.586, meningkat 58.116 kandidat dibandingkan dengan tahun 2023.

Namun, hingga saat ini, jumlah calon mahasiswa yang terkonfirmasi mendaftar adalah 551.479; atau 81,87% dari total jumlah calon mahasiswa yang diterima pada gelombang pertama. Dengan demikian, terdapat 122.107 calon mahasiswa yang diterima tetapi tidak melanjutkan kuliah, atau 18,13%.

Dibandingkan tahun lalu, tingkat penerimaan setelah lulus ujian masuk tahun ini lebih tinggi (pada tahun 2023, tingkat ini sebesar 80,34%).

Jumlah kandidat yang dikonfirmasi untuk masuk pada putaran pertama 2024.jpg
Statistik Kementerian Pendidikan dan Pelatihan per 27 Agustus.
Lebih dari 120.000 kandidat lulus ujian masuk universitas tetapi putus sekolah, mengapa?

Lebih dari 120.000 kandidat lulus ujian masuk universitas tetapi putus sekolah, mengapa?

Menurut perwakilan universitas, kendala biaya kuliah menjadi salah satu alasan calon mahasiswa yang diterima menolak menghadiri perkuliahan. Selain itu, beberapa calon mahasiswa telah mengambil pilihan lain dan mempertimbangkan penerimaan universitas sebagai solusi alternatif.
Lebih dari 122.000 kandidat putus kuliah meski telah diterima

Lebih dari 122.000 kandidat putus kuliah meski telah diterima

Kementerian Pendidikan dan Pelatihan baru saja mengumumkan statistik penerimaan mahasiswa baru gelombang pertama tahun 2024 beserta jumlah calon mahasiswa yang telah terkonfirmasi. Terdapat 122.107 calon mahasiswa yang lolos gelombang pertama namun tidak melanjutkan kuliah.