Tim inspeksi pelaksanaan regulasi pembelajaran tambahan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan (Kemendikbud) akan melakukan inspeksi pada 20 Februari hingga 20 Maret 2025.
Pada sore hari tanggal 21 Februari, informasi dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menyebutkan bahwa Kementerian baru saja mengeluarkan Keputusan untuk membentuk tim inspeksi untuk melaksanakan Surat Edaran Nomor 29/2024/TT-BGDDT yang mengatur tentang pengajaran dan pembelajaran tambahan.
Tim inspeksi bertanggung jawab untuk memeriksa pelaksanaan Surat Edaran No. 29/2024/TT-BGDDT Kementerian Pendidikan dan Pelatihan yang mengatur pengajaran dan pembelajaran tambahan sesuai arahan Perdana Menteri dalam Surat Resmi No. 10/CD-TTg tanggal 7 Februari 2025; peraturan tentang pekerjaan inspeksi Kementerian Pendidikan dan Pelatihan yang dikeluarkan bersama dengan Keputusan No. 1489/QD-BGDDT tanggal 24 Mei 2023 dari Menteri Pendidikan dan Pelatihan dan peraturan hukum terkait lainnya.
Periode pemeriksaan adalah dari tanggal 20 Februari sampai dengan 20 Maret 2025.
Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Pelatihan Nomor 29/2024/TT-BGDĐT mulai berlaku pada tanggal 14 Februari. Peraturan baru tentang pembelajaran tambahan dalam surat edaran ini telah menarik perhatian khusus dari masyarakat, khususnya guru, orang tua, dan siswa.
Ini adalah pertama kalinya Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengeluarkan surat edaran yang secara tegas menetapkan 3 hal yang tidak diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar tambahan, yaitu: Siswa Sekolah Dasar (kecuali untuk pelatihan seni, olahraga, dan keterampilan hidup); Guru yang sedang mengajar di sekolah tidak diperbolehkan mengajar kelas tambahan di luar sekolah dan memungut biaya dari siswa yang diajarnya; Guru di sekolah negeri tidak diperbolehkan ikut serta dalam pengelolaan dan pengoperasian kelas tambahan di luar sekolah, tetapi boleh mengikuti kelas tambahan di luar sekolah.
Ini juga merupakan pertama kalinya Kementerian Pendidikan dan Pelatihan memasukkan kegiatan belajar mengajar ekstrakurikuler dalam daftar kegiatan usaha bersyarat.
Dengan demikian, badan usaha atau perorangan yang menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar di luar sekolah dan melakukan pemungutan biaya dari peserta didik wajib mendaftarkan usahanya sesuai ketentuan yang berlaku.
[iklan_2]
Sumber: https://daidoanket.vn/bo-gddt-kiem-tra-viec-thuc-hien-quy-dinh-ve-day-them-hoc-them-10300328.html
Komentar (0)