Dalam pertemuan tersebut, Menteri Nguyen Van Thang sangat mengapresiasi peran FTSE Russell dalam berkoordinasi erat dengan lembaga manajemen dan anggota pasar untuk segera mengidentifikasi kekurangan dalam mekanisme operasional, mendorong reformasi, meningkatkan efisiensi pengawasan, dan membangun pasar keuangan modern dan transparan yang mendekati standar internasional. Rekomendasi, penilaian, dan dukungan teknis FTSE Russell telah memberikan kontribusi penting bagi proses reformasi pasar modal di Vietnam.
Menteri Nguyen Van Thang mengatakan bahwa Vietnam menargetkan pertumbuhan ekonomi yang stabil, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi pada periode 2025-2030. Dalam 6 bulan pertama tahun 2025, pertumbuhan PDB mencapai 7,52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebuah hasil positif di tengah perekonomian dunia yang terus menghadapi berbagai ketidakpastian dan risiko yang kompleks. Pemerintah tetap teguh pada target pertumbuhan PDB sebesar 8% atau lebih pada tahun 2025; pertumbuhan yang pesat namun harus diimbangi dengan keberlanjutan adalah orientasi yang konsisten, dengan target pertumbuhan dua digit pada periode berikutnya.
Untuk mencapai tujuan-tujuan strategis ini, Pemerintah telah mengarahkan Kementerian Keuangan untuk berfokus pada peningkatan penyaluran investasi publik untuk proyek-proyek infrastruktur utama, membangun fondasi konektivitas, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pembangunan regional dan sektoral. Selain itu, penerapan solusi untuk mendorong perkembangan pasar modal guna menarik lebih banyak modal investasi tidak langsung, baik domestik maupun asing, untuk melayani investasi di sektor-sektor utama.
Baru-baru ini, Kementerian Keuangan telah mengarahkan Komisi Sekuritas Negara untuk menyelenggarakan dialog rutin dengan organisasi pemeringkat pasar saham dan investor untuk memperbarui hasil reformasi pasar saham serta mendengarkan rekomendasi investor ketika berpartisipasi di pasar saham Vietnam.
Menteri menegaskan: "Pasar saham yang maju pada dasarnya merupakan fondasi untuk menarik arus modal jangka panjang. Meningkatkan pasar saham Vietnam dari negara-negara terdepan menjadi negara berkembang bukanlah sebuah tujuan, melainkan hasil alami ketika Vietnam dengan teguh mengejar tujuan-tujuan pembangunan inti menuju pengembangan pasar saham yang adil, transparan, dan efektif."
Mewakili FTSE Russell, Bapak Gerald Toledano, Kepala Ekuitas Global dan Produk Multi-Aset sekaligus Kepala Solusi Khusus dan Produk Alternatif Global, menyampaikan kesannya terhadap upaya reformasi komprehensif yang telah dilaksanakan Vietnam untuk meningkatkan kualitas operasional pasar modal. Di saat yang sama, beliau menekankan tren perkembangan yang kuat dari dana asuransi pensiun sukarela, di mana banyak negara Asia sedang mereposisi strategi investasi jangka panjang mereka.
Perwakilan delegasi menekankan bahwa FTSE Russell siap mendukung Vietnam dalam memperbarui infrastruktur pasar modalnya untuk menarik arus investasi internasional secara signifikan. Kunjungan kerja ini merupakan fondasi yang kokoh bagi FTSE Russell untuk terus mendampingi Vietnam dalam jangka panjang hingga tahun 2045—periode di mana Vietnam bercita-cita menjadi negara industri modern dengan pasar keuangan yang maju dan transparan, serta integrasi yang mendalam dengan dunia.
Menanggapi usulan tersebut, Menteri Nguyen Van Thang menyatakan bahwa Kementerian Keuangan sedang menyelesaikan Rancangan Peraturan Perubahan Peraturan No. 155/2020/ND-CP, yang bertujuan untuk mempublikasikan dan mentransparansikan rasio kepemilikan asing serta menghilangkan regulasi yang tidak sesuai. Kementerian juga sedang berkoordinasi erat dengan Bank Sentral untuk menyederhanakan proses, mempersingkat waktu pemrosesan, dan menghilangkan hambatan praktis yang menghambat kegiatan investasi investor asing.
Terkait pasar valuta asing, Kementerian Keuangan terus berkoordinasi dengan Bank Negara dalam meneliti dan mengembangkan kerangka hukum yang memungkinkan investor asing mengakses produk lindung nilai risiko nilai tukar, guna melindungi nilai investasi dalam konteks pasar global yang bergejolak. Hal ini merupakan kebutuhan praktis dan sepenuhnya sah, terutama bagi investor institusional dengan strategi jangka panjang di pasar Vietnam.
Terkait mekanisme Central Counterparty (CCP), Vietnam telah merampungkan infrastruktur teknisnya dengan beroperasinya sistem KRX secara resmi sejak Mei 2025. Atas dasar ini, Kementerian Keuangan telah menugaskan Komisi Sekuritas Negara untuk mengarahkan Lembaga Penyimpanan dan Kliring Efek Vietnam (VCCP) menyusun peta jalan implementasi CCP, dan segera mengoperasikan mekanisme CCP tersebut sejak awal tahun 2027.
Menteri Nguyen Van Thang menyambut baik inisiatif FTSE Russell untuk memperluas indeksnya agar sesuai dengan pasar Vietnam. Kementerian Keuangan siap memfasilitasi kerja sama yang luas antara Komisi Sekuritas Negara, lembaga pasar keuangan domestik, FTSE Russell, dan lembaga keuangan global.
Kementerian Keuangan juga secara khusus mendorong pengembangan indeks berkualitas tinggi yang memenuhi beragam kebutuhan investor, sambil mempromosikan program kerja sama pelatihan, transfer pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kapasitas para ahli keuangan dan sekuritas, yang berkontribusi dalam membangun pasar modal Vietnam yang modern, transparan, dan terintegrasi secara mendalam dengan dunia.
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/bo-truong-nguyen-van-thang-phat-trien-thi-truong-chung-khoan-cong-bang-minh-bach-va-hieu-qua/20250718093029105
Komentar (0)