Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Kementerian Kesehatan membantah informasi bahwa Vietnam memiliki kasus penyakit Chikungunya

Pada tanggal 25 Agustus, menanggapi tersebarnya informasi tentang Vietnam yang mencatat kasus Chikungunya, Departemen Pencegahan Penyakit (Kementerian Kesehatan) membantah berita ini dan menegaskan bahwa sejak awal tahun, seluruh negeri belum mendeteksi adanya kasus Chikungunya.

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng25/08/2025

Bersamaan dengan itu, Departemen Pencegahan Penyakit juga menganjurkan agar masyarakat terus mengambil tindakan untuk mencegah Chikungunya dan secara teratur memperbarui informasi dari sumber resmi.

1.png
Vietnam tidak mencatat kasus Chikungunya sejak awal tahun 2025.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Chikungunya pertama kali tercatat pada tahun 1952 di Tanzania (Afrika Timur). Pada 22 Juli, WHO mengeluarkan peringatan tentang penyebaran Chikungunya yang cepat, dengan wabah besar dilaporkan di kepulauan Samudra Hindia. Wabah ini kini telah menyebar ke beberapa wilayah di Afrika, Asia Selatan, dan Eropa.

Gejala Chikungunya muncul 4-8 hari setelah digigit nyamuk Aedes yang terinfeksi (nyamuk yang sama yang menularkan demam berdarah dan Zika). Sebagian besar gejala biasanya hilang dalam 2-7 hari. Penderita Chikungunya seringkali memiliki gejala khas, seperti: demam mendadak di atas 38,5 derajat Celcius, disertai nyeri sendi, dan artritis berat. Pasien yang berisiko mengalami penyakit yang lebih parah termasuk bayi baru lahir yang terinfeksi saat lahir dari ibu yang terinfeksi atau yang terinfeksi dalam beberapa minggu setelah lahir, dan orang dewasa dengan kondisi medis yang mendasarinya. Setelah sembuh, terdapat kekebalan terhadap Chikungunya. Saat ini belum ada obat antivirus khusus untuk mengobati Chikungunya. Pengobatan terutama ditujukan untuk mengurangi gejala, termasuk pereda nyeri sendi dan antipiretik.

Sumber: https://www.sggp.org.vn/bo-y-te-bac-bo-thong-tin-viet-nam-co-ca-mac-benh-chikungunya-post810040.html


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk