Jagung ketan muda: 4 tongkol
Kacang hijau kupas: 50g
Beras ketan: 50g
Gula batu: 200g
Daun pandan: 30g (sekitar 1-2 lembar)
Kelapa parut: 300g
Susu segar: 100-120 ml
Garam: 1/4 sendok teh

Langkah 1: Siapkan bahan-bahan
Kupas jagung, buang seratnya, cuci bersih, dan tiriskan. Selanjutnya, gunakan pisau untuk mengupas atau mengiris tipis biji jagung, jaga agar tongkolnya tetap utuh. Hindari mengiris biji jagung terlalu dekat dengan tongkol untuk mencegah tekstur yang kasar dan untuk memastikan produk akhir yang menarik secara visual.
Cuci daun pandan hingga bersih, buang daun yang layu atau menguning, dan bagi menjadi dua bagian: satu bagian untuk membuat santan, dan bagian lainnya diikat menjadi satu bundel kecil.
Cuci beras ketan hingga bersih, rendam dalam air selama 2-3 jam, lalu tiriskan, campurkan sedikit garam, dan kukus hingga matang.
Cuci kacang hijau hingga bersih dan rendam dalam air hangat hingga lunak, lalu tiriskan.
Kelapa parut dimasukkan ke dalam air panas, diuleni hingga rata, kemudian diperas untuk mengekstrak 200 ml santan (ekstraksi pertama) dan 500 ml santan encer (mulai ekstraksi kedua dan seterusnya).

Langkah 2: Siapkan air untuk membuat hidangan penutup.
Tuangkan 1 liter air ke dalam panci, tambahkan tongkol jagung dan daun pandan, lalu rebus untuk mengeluarkan rasa manis dan aroma alaminya. Masak dengan api kecil selama kurang lebih 20 menit, lalu angkat tongkol jagung dan daun pandan. Anda dapat menyaring kaldu melalui saringan agar jernih dan bebas gumpalan.
Tuangkan campuran santan dan susu segar ke dalam panci, tambahkan sejumput garam dan daun pandan, lalu masak dengan api kecil. Aduk terus hingga campuran mendidih perlahan, lalu matikan api.
Langkah 3: Masak bubur jagung.
Masukkan kacang hijau yang sudah direndam ke dalam panci berisi air dan rebus dengan api kecil selama 15-20 menit. Setelah kacang mengembang dan lunak, tambahkan jagung parut dan masak bersama.
Selama memasak, buang busa putih yang muncul di permukaan dan aduk rata agar jagung tidak lengket di dasar panci.
Selanjutnya, masukkan beras ketan kukus ke dalam panci bubur jagung, lalu tambahkan santan dan aduk rata hingga semua bahan tercampur.
Terakhir, tambahkan gula batu ke dalam panci sup manis, dan masak hingga gula larut dan sup mengental.
Untuk meningkatkan aroma puding jagung, Anda bisa menambahkan satu tube ekstrak vanili atau minyak esensial jeruk bali.
Langkah 4: Nikmati
Setelah bubur jagung matang, sendokkan ke dalam mangkuk kecil dan tuangkan santan di atasnya. Anda juga bisa menaburkan biji wijen panggang atau kacang tanah panggang yang dihancurkan di atasnya.
Hidangan ini paling nikmat disantap selagi hangat, dengan perpaduan harmonis antara rasa manis jagung yang gurih, tekstur kenyal beras ketan, dan aroma kaya kacang hijau serta santan.

Untuk membuat bubur jagung yang lezat, Anda sebaiknya memilih jagung muda yang baru dipanen dan masih dalam tahap susu agar bubur memiliki aroma yang kaya dan meningkatkan rasa manis alaminya.
Agar hidangan penutup terasa manis dan nikmat, sebaiknya gunakan gula batu daripada gula tebu atau gula rafinasi.
Anda juga bisa membeli santan siap pakai untuk menghemat waktu sekaligus tetap mendapatkan rasa yang lezat.
Untuk membuat semangkuk bubur jagung yang lezat tanpa menambahkan tepung lainnya, Anda bisa memarut bagian atas biji jagung, jangan sampai ke tongkolnya, lalu sisihkan. Saat bubur hampir matang, tambahkan jagung parut ini ke dalam panci dan aduk rata.
Anda juga bisa menambahkan sedikit bunga pomelo ke dalam mangkuk hidangan penutup untuk menambah aroma alami pada hidangan tersebut.

Sumber: https://vietnamnet.vn/cach-nau-che-bap-ngon-don-gian-chieu-dai-ca-nha-2426930.html








Komentar (0)