Pada tanggal 1 Agustus, Komite Rakyat Kecamatan Lien Chieu, Kota Da Nang , mengumumkan bahwa mereka telah menyerahkan 14 sertifikat hak penggunaan tanah pertama (buku merah muda) kepada masyarakat, setelah daerah tersebut secara resmi menjalankan model pemerintahan 2 tingkat.
Dari jumlah tersebut, 4 buku diterbitkan pertama kali kepada rumah tangga yang menggunakan tanah secara stabil dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Undang-Undang Pertanahan; 10 buku sisanya diterbitkan kepada rumah tangga yang telah dibebaskan dan dialokasikan tanah pemukiman kembali.
Pemberian sertifikat hak guna tanah kepada masyarakat di kelurahan Lien Chieu
Menurut Komite Rakyat Distrik Lien Chieu, transisi ke model pemerintahan daerah dua tingkat secara signifikan mempersingkat proses penerbitan buku merah muda pertama. Sebelumnya, pengajuan permohonan harus melalui berbagai tingkatan, seperti distrik, untuk memeriksa perencanaan, memverifikasi status terkini, dan mengajukan tanda tangan.
Saat ini, masyarakat hanya perlu mengajukan permohonan ke Pusat Layanan Administrasi Publik tingkat kecamatan. Sebagian besar tahapan seperti penilaian, pemeriksaan status, dan dokumentasi teknis, ditangani langsung oleh Dinas Ekonomi , Infrastruktur, dan Perkotaan kecamatan.
Masyarakat hanya perlu berkoordinasi dengan unit survei untuk memperbarui peta bidang tanah. Setelah memenuhi syarat, mereka akan membayar kewajiban keuangan dan menerima buku merah muda langsung di kelurahan, tanpa perlu lagi bepergian berkali-kali seperti sebelumnya.
Orang-orang melakukan prosedur di Pusat Layanan Administrasi Publik Distrik Lien Chieu
Bapak Nguyen Van Ly, Wakil Ketua Komite Rakyat Kecamatan Lien Chieu, mengatakan bahwa penerbitan 14 buku merah muda pertama merupakan upaya besar pemerintah daerah dalam tahap pertama penerapan model pemerintahan dua tingkat.
Sebelumnya, prosedur pemberian buku merah dilakukan oleh distrik. Ketika beralih ke model pemerintahan daerah dua tingkat, semua kewenangan dialihkan ke kelurahan. Para pejabat kelurahan baru pertama kali terpapar proses ini, sehingga mereka harus belajar sambil melakukannya, dengan orang-orang lama membimbing orang-orang baru. Sistem perangkat lunak pengelolaan lahan terpadu juga baru digunakan, sehingga awalnya banyak kebingungan," ungkap Bapak Ly.
Menurut Bapak Ly, karena banyaknya catatan yang tertunda dari tingkat distrik, para pejabat kecamatan harus bekerja lembur untuk memastikan kemajuan. "Terkadang, kami harus menunggu hingga malam hari untuk mengembalikan catatan kepada masyarakat. Tahap ini hanya sementara. Mulai Agustus, ketika prosesnya stabil, beban kerja akan lebih ringan," komentar Bapak Ly.
Saat ini, Dinas Ekonomi, Infrastruktur, dan Perkotaan kecamatan telah diarahkan untuk fokus menyelesaikan tumpukan berkas. Bapak Ly menekankan bahwa prinsip penanganannya adalah "berjalan lancar, jangan sampai berkas macet".
Kelurahan Lien Chieu saat ini merupakan gabungan dari Kelurahan Hoa Khanh Bac di Distrik Lien Chieu dan Komune Hoa Lien di Distrik Hoa Vang di Kota Da Nang Lama. Kelurahan ini memiliki luas 41,19 km² dan berpenduduk lebih dari 70.600 jiwa.
Sumber: https://nld.com.vn/can-bo-phuong-o-da-nang-tang-ca-den-toi-de-kip-cap-so-hong-cho-dan-196250801181800784.htm
Komentar (0)