Namun, proses penerapan undang-undang ini dalam praktik, koordinasi, dan saling melengkapi memerlukan keluwesan manajemen Negara dan persiapan yang matang untuk menciptakan sumber daya yang komprehensif, yang memaksimalkan efektivitas setiap undang-undang.
Wakil Direktur Departemen Perencanaan dan Investasi Hanoi , Le Trung Hieu, menyampaikan bahwa pemerintah dan masyarakat ibu kota telah berupaya keras dalam membangun dan mengkampanyekan Undang-Undang Ibu Kota (yang telah diamandemen) untuk disahkan oleh Majelis Nasional. Bersama dengan Undang-Undang Pertanahan 2024, undang-undang ini akan menjadi sumber daya kebijakan utama untuk mendorong proses investasi, pembangunan infrastruktur transportasi, serta pembangunan perkotaan yang mengarah pada transportasi kota. Undang-undang ini saling melengkapi, tetapi masih terdapat beberapa hal yang perlu disesuaikan dalam pelaksanaannya.
Pengacara Phan Thi Thanh Hien (Asosiasi Pengacara Hanoi) berkomentar bahwa untuk mengkonkretkan Undang-Undang Pertanahan 2024, Pemerintah telah menugaskan kementerian dan lembaga terkait untuk menyusun serangkaian surat edaran dan keputusan yang memandu pelaksanaannya. Namun, untuk kota-kota dengan mekanisme khusus seperti Hanoi (yang memiliki Undang-Undang Ibu Kota), pengesahan dan panduan pelaksanaan Undang-Undang Pertanahan 2024 mungkin memiliki beberapa masalah "penyaluran".
“Untuk menyelaraskan undang-undang dan menciptakan efisiensi tertinggi dalam implementasinya, lembaga pengelola negara perlu bersikap fleksibel, proaktif, dan berkoordinasi erat dalam seluruh proses pembangunan infrastruktur dan proyek TOD, tanpa mempersulit masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Ibu Phan Thi Thanh Hien.
Magister Manajemen Perkotaan Tran Tuan Anh mengatakan, salah satu keunggulan UU Pertanahan 2024 adalah mekanisme penetapan harga tanah yang mengutamakan asas pasar, bukan lagi berdasar pada harga tanah minimum dan maksimum kerangka acuan harga tanah yang ditetapkan Pemerintah seperti saat ini.
"Ini merupakan syarat yang sangat penting bagi proyek infrastruktur dan TOD. Ini merupakan faktor penentu anggaran investasi untuk setiap proyek, sekaligus menjadi dasar pengajuan investasi. Oleh karena itu, bagaimana menentukan harga tanah sesuai mekanisme pasar, bagaimana menyesuaikannya setiap tahun, dan bagaimana menerapkannya dalam praktik membutuhkan instruksi yang sedini mungkin, lengkap, dan mudah diimplementasikan. Jika tidak, hal ini akan menimbulkan kebingungan dan kontroversi di antara instansi pemerintah, investor, dan masyarakat," ujar Bapak Tran Tuan Anh.
Banyak pakar berpendapat bahwa setiap undang-undang baru harus dipraktikkan dalam kehidupan sosial untuk diuji guna melihat efektivitasnya serta kekurangan-kekurangannya yang perlu diperbaiki. Perdana Menteri telah meminta seluruh kementerian, lembaga, dan daerah untuk segera mengeluarkan instruksi dan menerapkan Undang-Undang Pertanahan 2024. Dalam waktu dekat, Hanoi perlu segera menerapkan Undang-Undang Modal (yang telah diamandemen) dan Undang-Undang Pertanahan 2024 dalam praktiknya agar dapat dinilai secara jelas efektivitas setiap undang-undang dan konsistensinya secara umum.
Khususnya, upaya penyebaran dan sosialisasi undang-undang kepada masyarakat perlu mendapat perhatian dan promosi yang memadai di semua tingkat pemerintahan, serikat pekerja, dan organisasi sosial. Restrukturisasi perkotaan berdasarkan model TOD akan berdampak pada banyak orang. Jika undang-undang tersebut tidak disosialisasikan agar mudah dipahami dan dipahami oleh masyarakat, akan sulit untuk mendapatkan konsensus dan dukungan yang tinggi. Oleh karena itu, Hanoi dan seluruh daerah di seluruh negeri perlu lebih memperhatikan upaya propaganda, memanfaatkan semua saluran dan sumber daya sosial untuk mendekatkan undang-undang tersebut kepada masyarakat.
Wakil Direktur Departemen Perencanaan dan Investasi Hanoi, Le Trung Hieu, berkomentar: “Saya yakin kedua undang-undang tersebut akan paling efektif dalam proses pengembangan kawasan perkotaan TOD di Hanoi, tanpa tumpang tindih. Pemerintah kota sedang berupaya semaksimal mungkin untuk menerapkan kedua undang-undang tersebut secepat mungkin.”
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/can-phat-huy-toi-da-hieu-qua-cua-tung-luat.html
Komentar (0)