Banyak orang berpikir bahwa hanya apa yang terjadi di siang hari yang memengaruhi kesehatan, tetapi kebiasaan di malam hari juga berperan penting. Kebiasaan kecil dan konsisten inilah yang dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan stroke, menurut EatingWell .
Berikut adalah hal-hal yang harus dihindari setelah jam 5 sore untuk mengurangi risiko stroke, menurut Kelsey Kunik, ahli gizi yang bekerja di AS.
Makan larut malam dapat membahayakan kesehatan jantung dan otak Anda.
Foto: AI
Makan malam terlambat
Makan larut malam bisa menjadi kebiasaan jika Anda sibuk. Namun, hal ini berbahaya bagi kesehatan jantung dan otak Anda.
"Makan larut malam dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yang berdampak negatif pada tekanan darah dan metabolisme," kata Michelle Routhenstein, ahli gizi yang bekerja di AS.
Orang yang makan malam setelah pukul 21.00 memiliki risiko stroke yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang makan lebih awal. Demikian pula, sarapan terlalu larut juga dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Oleh karena itu, membiasakan diri sarapan dan makan malam lebih awal akan mendukung ritme sirkadian dan mengurangi risiko stroke.
Kurangnya olahraga dapat meningkatkan risiko stroke
Menghabiskan terlalu banyak waktu untuk duduk atau berbaring di malam hari dapat meningkatkan risiko stroke, bahkan pada orang muda.
Orang di bawah usia 60 tahun yang tidak aktif secara fisik dan menghabiskan lebih dari delapan jam sehari menonton TV, menggunakan komputer atau membaca memiliki risiko stroke 3,5 kali lebih tinggi daripada orang yang kurang duduk.
Namun, aktivitas ringan pun dapat bermanfaat. Berjalan kaki selama 20 menit setelah makan malam dapat membantu pencernaan dan mengontrol gula darah dengan lebih baik.
Terlalu banyak duduk saat bekerja, kurang olahraga, dan jangka panjang menjadi faktor risiko stroke
Foto: AI
Minum alkohol di malam hari
Banyak orang memiliki kebiasaan bersantai dengan segelas anggur di malam hari, tetapi hal ini diam-diam dapat meningkatkan risiko stroke.
"Alkohol meningkatkan peradangan dan kerusakan sel," kata Troy Alexander-El, MD, seorang dokter medis di AS.
Baik Anda minum sedikit maupun banyak alkohol, risiko stroke Anda meningkat. Jadi, alih-alih minum alkohol, Anda bisa beralih ke teh herbal atau minuman non-alkohol di malam hari untuk melindungi kesehatan Anda.
Begadang
Bila Anda kerap kali begadang menonton TV, bermain ponsel atau bekerja, tanpa disadari kesehatan Anda terganggu.
Menurut penelitian, baik kurang tidur maupun terlalu banyak tidur meningkatkan risiko stroke. Namun, terlalu banyak tidur justru bisa lebih berbahaya.
Dengan demikian, orang yang tidur 5 jam per malam memiliki risiko stroke 33% lebih tinggi, tetapi risiko ini meningkat menjadi 71% pada orang yang tidur 8 jam atau lebih per malam.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda menjaga waktu tidur sekitar 8 jam per malam. Di saat yang sama, Anda juga harus menjaga jadwal tidur-bangun yang teratur, bahkan di akhir pekan.
Sumber: https://thanhnien.vn/canh-bao-nhung-thoi-quen-sau-17-gio-co-the-am-tham-gay-dot-quy-185250703232641748.htm
Komentar (0)