Ibu Moi dan suaminya berbagi perjalanan mereka menemukan anak mereka di upacara tersebut - Foto: TL
Dalam acara penyerahan keputusan untuk mendukung 100% biaya fertilisasi in vitro bagi 10 pasangan infertilitas yang mengalami kesulitan di Rumah Sakit Andrologi dan Infertilitas Hanoi, Ibu Nguyen Thi Moi (30 tahun, suku Tay, tinggal di Ha Giang ) tidak menyangka bahwa ia dapat meraih mimpinya untuk menjadi seorang ibu sementara suami dan istri tersebut sama-sama infertil dan mengalami kesulitan finansial.
Ibu Moi menceritakan bahwa mereka menikah pada tahun 2020, tetapi setelah dua tahun, masih belum ada kabar baik. Karena khawatir, mereka pergi ke dokter dan menemukan bahwa Ibu Moi menderita hidrosalping dan Bapak Xuan Anh memiliki sperma yang lemah. Hanya fertilisasi in vitro (IVF) yang dapat membantu mereka mewujudkan impian menjadi orang tua.
Namun, biaya yang sangat besar membuat pasangan pekerja di dataran tinggi ini tidak memiliki pilihan lain. Sebagai pekerja dengan gaji rendah, mereka tidak mampu membayar biaya IVF.
"Suami saya dan saya hanya bisa mengandalkan pengobatan tradisional, tetapi harapan kami selalu mengecewakan," ungkap Ibu Moi. Kesempatan yang sesungguhnya datang ketika mereka mengetahui tentang "Minggu Emas" rumah sakit tersebut. Setelah mengajukan permohonan persetujuan, keluarganya beruntung menerima paket dukungan IVF gratis.
Dokter Pham Van Huong, wakil direktur Rumah Sakit Andrologi dan Infertilitas Hanoi , secara langsung memeriksa dan menemukan Ibu Moi, mengatakan bahwa retensi cairan rahim membuat pasangan tidak mungkin untuk hamil secara alami.
Alasannya adalah karena tuba falopi merupakan tempat bertemunya sel telur dan sperma. Jika tuba falopi berisi cairan, sel telur dan sperma tidak dapat bertemu dan tidak dapat membuahi.
Namun, kasus Ibu Moi memiliki polip rahim, disertai riwayat hidrosalping, sehingga diperlukan pembedahan untuk mengangkat polip dan menjepit tuba falopi untuk memastikan kondisi optimal untuk transfer embrio.
Setelah masa pemulihan, melalui transfer embrio kedua pada November 2023, Ibu Moi berhasil hamil. Perjalanan kehamilannya berjalan lancar, dan kini pasangan ini sangat bahagia dengan bayi mereka.
Ibu Moi menyampaikan bahwa bagi banyak pasangan infertil dalam situasi sulit, biaya perawatan dan program bayi tabung adalah impian yang jauh. Namun, hal itu tidak berarti mereka menyerah pada impian mereka untuk menjadi orang tua. "Dengan pengobatan modern, setiap pasangan dapat menyambut kelahiran anak tercinta mereka," saran Ibu Moi.
MSc. Dr. Le Thi Thu Hien, direktur profesional rumah sakit, menyampaikan bahwa paket IVF gratis tidak hanya merupakan dukungan finansial, tetapi juga pesan cinta, persahabatan, dan berbagi dengan pasien.
"Perjalanan mencari anak tidak hanya sulit secara medis, tetapi juga secara psikologis dan finansial. Kami berharap dapat memberikan dukungan agar keluarga tidak menyerah," ujar Dr. Hien.
Sumber: https://tuoitre.vn/cap-doi-dan-toc-tay-hanh-phuc-duoc-lam-cha-me-nho-tuan-le-vang-20250628162957952.htm
Komentar (0)