Gerbang utama masjid Masjid Nourul Ehsaan . Foto: Thuy Tien |
Masjid terbesar kedua di negara ini dengan arsitektur yang unik
Pembangunannya dimulai pada tahun 2003 dan diresmikan pada tahun 2006. Masjid Nourul Ehsaan dianggap sebagai masjid terbesar kedua di Vietnam, setelah masjid di provinsi An Giang .
Kitab Suci Islam ditulis dalam bahasa Arab. Foto: Thuy Tien |
Masjid Nourul Ehsaan dirancang dengan gaya arsitektur Islam tradisional khas negara-negara Muslim seperti Malaysia dan Arab Saudi. Struktur keseluruhannya berbentuk persegi panjang, beratap datar, dan memiliki dua warna utama: putih dan biru kehijauan.
Arsitektur khas sebuah masjid biasanya berfokus pada kapel, yang dibangun dalam bentuk persegi panjang. Foto: Thuy Tien |
Area kapel masjid mencakup area seluas sekitar 700 meter persegi . Di atapnya terdapat empat menara dengan puncak yang runcing. Di tengah masjid terdapat menara bundar yang lebih besar, seperti mangkuk terbalik, dengan simbol bulan sabit dan bintang berujung lima, simbol khas Islam.
Di tengah katedral terdapat sebuah menara bundar besar yang terbalik. Di puncak menara terdapat simbol bulan sabit dan bintang berujung lima, yang juga dihiasi di beberapa tempat dan dengan berbagai ukuran di seluruh katedral. Foto: Thuy Tien |
Bapak Ab Do Ha Mit, Imam Masjid Nourul Ehsaan, mengatakan: "Kapel, tempat para jamaah berkumpul untuk salat dan kegiatan keagamaan sehari-hari, dibangun berbentuk persegi panjang dan arah kiblat selalu menghadap ke Barat, ke arah Mekah saat salat."
Di sekeliling permukaan gereja, kubah-kubah lengkung yang lembut menciptakan harmoni dan keseimbangan dalam arsitekturnya. Koridor-koridornya dibangun dengan lapang dan sejuk, sementara bagian dalam gereja dibangun dengan sangat sederhana.
Arsitektur di dalam masjid biasanya sangat sederhana, dengan tempat salat untuk pria dan wanita selalu terpisah. Foto: Thuy Tien |
Perbedaan antara Masjid Xuan Loc dengan tempat lain adalah dibangunnya mezzanine dengan tirai yang disediakan khusus bagi wanita untuk menghadiri upacara.
"Pria dan wanita tidak dapat beribadah bersama, jadi sejak tahap desain, kami secara proaktif membangun mezzanine untuk wanita, terutama selama bulan puasa. Ini merupakan aturan agama sekaligus bukti saling menghormati dalam komunitas," tambah Ab Do Ha Mit, kepala biara.
Ruang budaya dan kegiatan komunitas
Bagi umat Islam, ada 5 waktu salat dalam sehari: sebelum matahari terbit, sebelum siang, sore, malam, dan sebelum tidur. Durasi salat sekitar 10-15 menit.
Jemaat selalu menghadap ke barat, ke arah Mekah, saat salat. Foto: Thuy Tien |
"Mereka yang tinggal di dekat masjid dan memiliki akses mudah biasanya berkumpul di masjid untuk melaksanakan ibadah lima kali sehari sesuai anjuran. Namun, mereka yang tinggal jauh atau sibuk bekerja dapat melaksanakan ibadah di rumah," ujar Ab Do Ha Mit, imam kepala.
Khususnya, setiap Jumat adalah hari libur terpenting, semua orang berkumpul di gereja untuk menghadiri misa dan mendengarkan khotbah. Pada saat yang sama, pastor atau pejabat lainnya juga berkoordinasi dan mengingatkan umat paroki tentang informasi hukum, mewaspadai kejahatan sosial, dan berbagai kegiatan budaya dan sosial lainnya.
Umat Islam sangat menaati waktu-waktu pelaksanaan ibadah, kecuali bagi mereka yang sibuk atau tinggal jauh, maka ibadah dilaksanakan di rumah. Foto: Thuy Tien |
Bapak Go Sa Ly (Komune Xuan Hung, Distrik Xuan Loc) mengungkapkan: “Setiap kali masuk gereja, saya merasa tenang, tidak hanya untuk berdoa, tetapi juga untuk bertemu orang-orang, berdiskusi tentang keluarga, anak-anak, studi... Pendeta tidak hanya berkhotbah tetapi juga mengingatkan kita tentang hukum, kesadaran berlalu lintas, dan membangun kehidupan”.
Koridor gereja dibangun dengan suasana lapang dan sejuk. Foto: Thuy Tien |
Masjid Nourul Ehsaan bukan hanya sebuah karya arsitektur keagamaan yang unik, tetapi juga tempat bagi komunitas Muslim Cham untuk bertemu, bertukar pikiran, dan melestarikan identitas budaya. Selain Masjid Nourul Ehsaan, komunitas Xuan Hung saat ini memiliki dua masjid kecil lainnya yang melayani kelompok populasi yang lebih kecil.
Thuy Tien
Sumber: https://baodongnai.com.vn/van-hoa/202506/chiem-nguong-thanh-duong-hoi-giao-masjid-nourul-ehsaan-tuyet-dep-o-xuan-loc-7ba0394/
Komentar (0)