Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Pisang ketan bakar di pinggir jalan adalah yang paling populer di Kota Ho Chi Minh, tamu Barat menikmatinya di tengah hujan

VietNamNetVietNamNet02/06/2023

[iklan_1]

Pada Maret 2023, pisang ketan bakar masuk dalam daftar "Hidangan Penutup Terbaik Dunia " versi CNN. Pemilihan ini merupakan bagian dari program Culinary Journeys, yang disiarkan setiap bulan di CNN International. "Hidangan ini renyah, panas, dan harum, paling nikmat dinikmati dengan santan dan kacang panggang. Hidangan ini wajib dicoba saat berkunjung ke Vietnam," demikian diumumkan surat kabar ternama Amerika tersebut.

Pisang ketan bakar adalah camilan sederhana di Barat, sangat populer di Kota Ho Chi Minh saat ini. Namun, tidak banyak tempat yang menjual pisang ketan bakar yang sudah lama berdiri, lezat, dan ramai.

Kedai pisang bakar di ujung gang 378 Vo Van Tan (Distrik 5, Distrik 3, Kota Ho Chi Minh) merupakan tempat yang menarik minat warga Kota Ho Chi Minh, wisatawan domestik, dan mancanegara. Kedai ini buka dari pukul 7 pagi hingga 9 malam dan selalu ramai. Hampir 30 tahun yang lalu, kedai ini hanyalah sebuah kios kecil di pinggir jalan. Kemudian, pemiliknya membangun rumah seluas sekitar 10 m².

Pemilik toko ini adalah Ibu Nguyen Thi Thu Mai (69 tahun). Agar tokonya tetap buka sepanjang hari dan melayani banyaknya pelanggan, Ibu Mai memiliki karyawan yang jumlahnya "lebih dari sekadar tim sepak bola", terbagi menjadi 3-4 orang yang bertugas di toko untuk memanggang pisang dan menjualnya, dan beberapa orang di rumah untuk menyiapkan pisang.

Ibu Mai sudah berkali-kali mengungkapkan di media, bahwa warungnya yang kecil ini tiap hari bisa menjual 600-700 pisang bakar dan pisang ketan bakar, dan saat jam sibuk bisa mencapai seribu lebih.

Diketahui bahwa jenis pisang yang digunakan restoran ini adalah pisang ambon atau pisang siam. Pisang yang digunakan haruslah jenis pisang yang matang di pohon dengan tingkat kematangan yang tepat. Pisang yang baru matang atau terlalu matang sulit diolah atau dipanggang. Ketan dicampur dengan kelapa parut agar tidak lengket dan berlemak sebelum dimasak menjadi ketan. Ketan dikeruk dan dibungkus rapi di sekeliling pisang. Pisang yang telah dibungkus ketan kemudian dibungkus lagi dengan lapisan daun pisang di bagian luarnya. Berkat lapisan daun pisang ini, kue tidak gosong, dan pembuat kue dapat dengan mudah mengawasi proses memasaknya.

Restoran ini menggunakan arang bakau karena arang jenis ini lebih kecil kemungkinannya meledak saat dipanggang, apinya membakar secara merata namun asapnya minim. Setelah daun pisang hangus, kulit ketan berwarna keemasan dan renyah, serta tercium harum, berarti nasi sudah matang.

Pisang ketan bakar akan disajikan dengan santan kental dan sedikit kacang tanah sangrai. Rasa manis pisang matang yang berpadu dengan wangi ketan, rasa santan yang kaya, dan rasa kacang tanah sangrai yang gurih menciptakan hidangan sederhana yang disukai banyak pengunjung. Menurut pemiliknya, santannya juga dibuat dengan sangat teliti dan rumit sehingga hanya dapat bertahan sekitar 6 jam dalam kondisi normal.

Saat ini, pisang bakar dijual seharga 20.000 VND/buah, sedangkan pisang ketan bakar dijual seharga 22.000 VND/buah. Restoran ini tidak menyediakan tempat duduk, sehingga pelanggan harus membeli makanan untuk dibawa pulang atau berdiri di trotoar untuk langsung menikmati makanan panas. Ini adalah kekurangan restoran ini.

Dua turis Jerman, Luca dan Ira, tak sabar menikmati pisang ketan bakar dalam perjalanan mereka menjelajahi jajanan kaki lima Kota Ho Chi Minh. Ini pertama kalinya mereka mendengar hidangan ini, tetapi dari kejauhan, mereka langsung terpikat oleh aromanya yang menggoda. "Pemandu wisata Vietnam memperkenalkan kami pada pisang ketan bakar dan mengajak kami ke sini. Toko ini tampaknya sangat populer di kalangan penduduk setempat, mereka datang ke sini terus-menerus untuk membeli. Buah-buahan Vietnam lezat dan ada banyak cara untuk mengolahnya. Hal ini membuat kami semakin mencintai Vietnam," ujar Luca (berkacamata).

Bapak Pham Quang Huy (pemandu wisata) mengatakan bahwa selama lebih dari dua tahun ia telah membawa wisatawan ke restoran ketan pisang bakar di Vo Van Tan. Semua pengunjungnya puas dengan cita rasa jajanan kaki lima ini.

Di kala hari sedang hujan di kota, cuacanya agak dingin, sajian ini makin diminati para penikmat kuliner, membuat banyak orang rela menunggu di tengah hujan untuk membelinya.

Pada jam sibuk di malam hari, restoran ini seringkali sangat ramai, bahkan pelanggan harus mengantre, meneriakkan pesanan, dan mendesak dengan keras. Beberapa pelanggan mengatakan bahwa beberapa tahun terakhir, staf restoran tidak seramah dan seramah dulu. Di media sosial, terdapat pula artikel yang mengatakan bahwa staf restoran ketan pisang bakar ini "sombong" dan "tidak nyaman ketika pelanggan bertanya tentang hidangannya". Hal ini menjadi kekurangan yang disayangkan dari restoran ini.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk