Tepatnya, pada pukul 15.00 tanggal 7 Juli 2025, melalui inspeksi, ditemukan bahwa busur longsor di sisi sungai memiliki panjang sekitar 65 m, lebar sekitar 6-10 m, dan busur longsor tersebut berada jauh di dalam permukaan tanggul. Pada pagi hari tanggal 8 Juli 2025, busur longsor tersebut semakin melebar, menggeser bagian sepanjang 65 m ke dalam permukaan tanggul sedalam sekitar 3 m, dengan selisih ketinggian antara puncak busur longsor dan kaki busur longsor sekitar 12-15 m.
Keputusan untuk mengumumkan keadaan darurat. |
Saat memeriksa bagian hulu dan hilir longsor, banyak retakan memanjang muncul sekitar 50 cm dari tepi tanggul (total panjang retakan muncul sekitar 200 m, 150 m di hulu dan 50 m di hilir longsor). Retakan tersebut menunjukkan tanda-tanda akan terus berkembang, dengan risiko longsor yang meluas, yang secara langsung mengancam keamanan tanggul.
Pada pagi hari tanggal 8 Juli 2025, longsor terus bertambah panjang dan lebarnya, longsor mencapai bagian tengah permukaan tanggul, dan longsor meluas sepanjang bagian tanggul yang panjangnya sekitar 250 m, sehingga langsung membahayakan keselamatan tanggul. Oleh karena itu, sangat mendesak untuk segera dilakukan upaya penanganan guna menjamin keselamatan tanggul (tanggul berjarak sekitar 300 m dari tanggul utama Ta Thuong).
Langkah-langkah mendesak perlu segera diambil untuk merespons dan mengatasi dampaknya guna mencegah dan meminimalkan kerusakan akibat bencana alam atau insiden konstruksi. Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup bertanggung jawab penuh atas hasil inspeksi, peninjauan, dan usulan kepada Ketua Komite Rakyat Provinsi untuk mengumumkan keadaan darurat guna menangani insiden tersebut sesuai dengan ketentuan hukum.
Para pemimpin komunitas saya di Thailand sedang memeriksa pekerjaan untuk mengatasi insiden tanah longsor. Foto: Kontributor. |
Bersamaan dengan itu, mengarahkan, mendesak dan memeriksa Komite Rakyat Komune My Thai dalam proses penanganan insiden di atas; memantau perkembangan secara berkala dan segera melaporkan kepada Ketua Komite Rakyat Provinsi untuk dipertimbangkan dan diarahkan.
Memerintahkan kepada Sub Dinas Pengairan untuk melakukan pembinaan dan koordinasi dengan DPRD Kabupaten My Thai dalam proses pengorganisasian dan pelaksanaan penanganan kejadian tersebut di atas; menugaskan kepada Ketua DPRD Kabupaten My Thai untuk segera melakukan pengarahan pelaksanaan sesuai dengan motto “4 di tempat”.
Komite Rakyat Thailand saya segera menyusun rencana untuk memobilisasi material, sumber daya manusia, dan sarana di lokasi untuk mengatur penggalian puncak longsor (dekat dengan permukaan tanggul) guna menciptakan lereng yang stabil guna membatasi longsor susulan yang akan menyeret seluruh badan dan permukaan tanggul yang tersisa. Segera atur sarana, material, dan sumber daya manusia di lokasi untuk menggulung tanggul ke arah lahan.
Bertanggung jawab penuh kepada hukum dan Ketua DPRD Provinsi atas pelaksanaan penanganan kejadian tersebut di atas guna menjamin keamanan dan stabilitas.
Ketua Komite Rakyat Komune Tien Luc, Lang Giang, dan Tan Dinh bertanggung jawab untuk mengoordinasikan dukungan material, sumber daya manusia, dan sarana atas permintaan Ketua Komite Rakyat Komune My Thai.
Dinas Bina Marga, Dinas Keuangan, Kodam Jaya , Kepolisian Daerah, dan instansi serta satuan terkait sesuai dengan fungsi dan tugasnya bertugas mengkoordinasikan dan membina Pemerintah Kabupaten My Thai dalam proses pengorganisasian dan penanganan bencana tanah longsor tersebut di atas.
Mengenai sumber pendanaan penanganannya (diharapkan) dari Dana Penanggulangan Bencana Alam provinsi dan sumber sah lainnya.
Sumber: https://baobacninhtv.vn/cong-bo-tinh-huong-khan-cap-xu-ly-su-co-sat-lo-de-boi-xa-my-thai-postid421601.bbg
Komentar (0)