Gunung berapi Chu Dang Ya yang berusia jutaan tahun kini menjadi tanah yang subur - Foto: DUNG NHAN
Gunung berapi Chu Dang Ya di komune Bien Ho, provinsi Gia Lai , merupakan salah satu kawah purba paling unik di Vietnam. Menurut para ahli geologi, gunung berapi ini aktif jutaan tahun yang lalu, meninggalkan corong besar dan tanah basal subur yang tersebar di lereng gunung.
Kini, Chu Dang Ya telah berhenti meletus. "Tidurnya" ini telah menciptakan lanskap alam yang damai dan menarik.
Selama musim kemarau, terutama bulan November, lereng gunung diwarnai kuning cerah oleh bunga matahari liar, bunga khas Dataran Tinggi Tengah, mengubah tempat ini menjadi tujuan menarik bagi wisatawan dan fotografer.
Tak hanya memiliki pemandangan yang indah, Chu Dang Ya juga memiliki nilai budaya yang mendalam. Gunung ini merupakan simbol suci bagi masyarakat adat Jrai, yang dikaitkan dengan berbagai legenda dan festival rakyat tradisional.
Dengan kombinasi geologi yang unik, alam yang kaya, dan budaya asli yang unik, Chu Dang Ya secara bertahap menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata Gia Lai yang wajib dikunjungi, dengan janji menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung.
Gunung Berapi Chu Dang Ya benar-benar permata yang menunggu untuk ditemukan dan dikagumi.
Termasuk dalam perencanaan Kawasan Wisata Bien Ho - Chu Dang Ya
Mengenai tempat wisata ini, baru-baru ini Bapak Pham Anh Tuan, Ketua Komite Rakyat Provinsi Gia Lai, mengadakan rapat kerja dengan pihak berwenang untuk meneliti dan mengusulkan rencana perencanaan Kawasan Wisata Bien Ho - Chu Dang Ya.
Ketua Komite Rakyat Provinsi Gia Lai menilai bahwa Kawasan Wisata Bien Ho - Chu Dang Ya merupakan sumber daya geologi dan lanskap yang unik di provinsi Gia Lai, dengan nilai alam dan budaya yang istimewa.
Pimpinan provinsi menugaskan Dinas Bina Marga untuk berkoordinasi dengan instansi terkait guna segera melaksanakan penataan kawasan wisata di sini, yang ditargetkan rampung pada Oktober 2025.
Bapak Pham Anh Tuan meminta agar perencanaan kawasan wisata Bien Ho - Chu Dang Ya dilakukan secara sistematis dan mendalam, dengan memastikan keselarasan antara faktor pelestarian warisan budaya, lanskap alam, dan pembangunan pariwisata berkelanjutan. Harus ada orientasi pembangunan yang sinkron dan berjangka panjang, yang menarik banyak orang dan wisatawan.
Di kaki gunung berapi Chu Dang Ya terdapat rumah dan ladang masyarakat Jarai - Foto: DUNG NHAN
Kawah gunung berapi yang dulunya berwarna merah seperti neraka kini telah menjadi bukit yang rimbun dan semarak - Foto: DUNG NHAN
Tak hanya menjadi daerah pertanian yang subur berkat tanah basal merahnya, gunung berapi Chu Dang Ya perlahan menjadi objek wisata di Gia Lai - Foto: DUNG NHAN
Di musim bunga matahari liar yang mekar, seluruh gunung berapi terbenam dalam warna kuning cerah, menarik langkah pengunjung - Foto: TAN LUC
Bunga matahari liar di puncak gunung berapi Chu Dang Ya - Foto: TAN LUC
TAN LUC - DUNG NHAN
Sumber: https://tuoitre.vn/chu-dang-ya-mieng-nui-lua-ngu-quen-giua-dai-ngan-tay-nguyen-20250727093810018.htm
Komentar (0)