Kanker prostat adalah salah satu kanker paling umum pada pria. Deteksi dini adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa. Tanda peringatan kanker ini adalah fungsi usus yang abnormal.
American Cancer Society menyatakan lebih dari 50% diagnosis kanker prostat terjadi pada pria berusia di atas 65 tahun. Tingkat kelangsungan hidup pasien kanker prostat dengan deteksi dan intervensi dini, sebelum kanker menyebar, mencapai 99%, menurut situs web kesehatan Healthline (USA).
Inkontinensia feses bisa jadi merupakan tanda peringatan kanker prostat pada pria
Tes seperti tes antigen spesifik prostat (PSA) dan pemeriksaan colok dubur (DRE) dapat membantu mendeteksi kanker prostat sejak dini. Namun, beberapa gejala mungkin muncul sebelum seseorang diskrining untuk kanker prostat. Salah satu gejalanya adalah inkontinensia feses.
Kondisi ini terjadi ketika seseorang mengalami kesulitan mengendalikan buang air besar. Dalam kasus yang parah, penderitanya dapat kehilangan kendali buang air besar sepenuhnya. Inkontinensia fekal terjadi dengan gejala-gejala seperti kentut yang tidak terkendali, keluarnya feses yang encer, atau sembelit.
Penyebab dan cara membantu mengurangi gejala inkontinensia fekal
Kondisi ini disebabkan oleh sel kanker dari prostat yang menyebar ke tulang belakang dan memengaruhi saraf yang mengendalikan usus. Pasien juga mungkin merasakan mati rasa atau kesemutan di kaki. Penyebab lainnya adalah sel kanker yang menyebar ke usus, sehingga memengaruhi pergerakan usus dan menyebabkan inkontinensia.
Perawatan kanker prostat juga dapat menyebabkan inkontinensia feses karena prostat terletak di dekat saluran pencernaan. Terapi radiasi dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti inkontinensia feses dan feses berdarah.
Penelitian oleh Prostate Cancer UK menunjukkan bahwa sekitar 20% pasien yang menjalani kemoterapi untuk kanker prostat mungkin mengalami masalah usus. Pasien mungkin mengalami inkontinensia. Namun, kondisi ini biasanya membaik setelah perawatan berakhir.
Faktanya, inkontinensia urin dan inkontinensia feses dapat terjadi seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, inkontinensia feses pada pria tidak selalu merupakan tanda kanker prostat.
Beberapa metode seperti melakukan latihan Kegel untuk memperkuat otot dasar panggul, menghindari makanan pedas, gorengan, atau makanan tinggi serat dapat membantu mengurangi gejala inkontinensia fekal. Selain itu, minum banyak air putih dan menghindari alkohol serta kafein juga dapat membantu mengurangi masalah usus, menurut Healthline.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/dau-hieu-di-tieu-canh-bao-ung-thu-tuyen-tien-liet-185241213182220602.htm
Komentar (0)