Pada sore hari tanggal 28 Februari, Polisi Provinsi Dong Nai menahan sementara sejumlah pemimpin Komite Rakyat Komune Xuan Hung, Distrik Xuan Loc karena pelanggaran dalam pengelolaan lahan.
Termasuk Ketua Komite Rakyat Komune Xuan Hung Tran Dinh Lai, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Tran Thi Mai Phuong dan pejabat pertanahan.
Berdasarkan informasi awal, beberapa pimpinan Komite Rakyat Komune Xuan Hung melanggar tata kelola lahan, sehingga eksploitasi lahan ilegal meluas di wilayah tersebut dalam jangka waktu yang lama (sebelum tahun 2022). Khususnya di Komune Xuan Hung, terdapat sumber tanah liat yang terkonsentrasi di wilayah Bukit Mon. Selama bertahun-tahun, tanah liat di wilayah Bukit Mon telah dieksploitasi secara ilegal oleh warga untuk dijual ke pasar sebagai bahan baku pembuatan batu bata. Di sekitar wilayah Bukit Mon, terdapat 35 pabrik batu bata yang beroperasi.
Terkait penambangan ilegal, hanya dalam 2 tahun (2018 dan 2019), Kepolisian Distrik Xuan Loc telah memeriksa, menemukan, dan mengusulkan kepada otoritas yang berwenang untuk menghukum banyak kasus dan beberapa pelaku, dengan denda lebih dari 3 miliar VND. Namun, karena permintaan lahan untuk pembuatan batu bata yang terbatas dan keuntungan yang tinggi, para pelaku masih diam-diam menambang secara ilegal.
Sebelumnya, pada Juni 2021, Bapak Vo Van Phi, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Dong Nai, menginstruksikan Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup serta Komite Rakyat Distrik Xuan Loc untuk membentuk tim khusus guna memeriksa eksploitasi lahan di Kecamatan Xuan Hung, kemudian membuat laporan khusus untuk menangani masalah tersebut. Sejak saat itu, tidak ada lagi eksploitasi ilegal di wilayah Mon Hill.
HOANG BAC
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)