Pada sore hari tanggal 3 Juli, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan bersama-sama mengumumkan perubahan harga eceran bensin. Perubahan harga eceran bensin berlaku mulai pukul 15.00 di hari yang sama.
Badan Pengawas memutuskan untuk menurunkan harga bensin E5 RON 92 sebesar VND1.090 per liter dan bensin RON 95 sebesar VND1.210 per liter. Setelah penyesuaian, harga eceran tertinggi untuk bensin E5 RON 92 adalah VND19.440 per liter dan bensin RON 95 adalah VND19.900 per liter.
Demikian pula, harga minyak juga mengalami penyesuaian turun selama periode pengelolaan ini. Khususnya, harga solar turun sebesar VND940/liter menjadi VND18.400/liter, minyak tanah turun sebesar VND930/liter menjadi VND18.130/liter; sementara itu, bahan bakar minyak turun sebesar VND1.150/kg menjadi VND15.800/kg. Badan pengelola tetap mempertahankan untuk tidak mengambil atau menggunakan dana stabilisasi harga.
Dengan demikian, harga bensin RON 95 domestik telah turun selama 2 sesi berturut-turut setelah 5 sesi kenaikan. Saat ini, harga bahan bakar ini berada pada titik terendah dalam 4 tahun, setara dengan Juni 2021. Sejak awal tahun, harga bensin RON 95 telah naik 15 kali lipat, turun 13 kali lipat. Harga solar naik 14 kali lipat, turun 13 kali lipat, dan tetap stabil satu kali.
Ruang untuk dana stabilisasi harga minyak bumi dari beberapa perusahaan utama masih mencatat tingkat positif yang besar karena dalam beberapa periode manajemen terakhir, dana ini tidak digunakan. Saldo dana hingga akhir kuartal pertama mencapai lebih dari 6.079 miliar VND. Dari jumlah tersebut, saldo di Vietnam National Petroleum Group ( Petrolimex ) menyumbang setengahnya, yaitu 3.082 miliar VND.
Terkait penerapan total sumber daya minyak bumi minimum selama 6 bulan, Wakil Direktur Departemen Pengelolaan dan Pengembangan Pasar Domestik ( Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ) Nguyen Thuy Hien mengatakan bahwa impor dalam 6 bulan diperkirakan mencapai 4,8 juta ton minyak bumi semua jenis. Sementara itu, produksi diperkirakan mencapai 7,83 juta ton minyak bumi semua jenis.
Terkait peta jalan penggunaan biofuel E10 yang dapat diwajibkan mulai 1 Januari 2026, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nguyen Hong Dien meminta Departemen Manajemen dan Pengembangan Pasar Domestik untuk memimpin dan berkoordinasi dengan Departemen Inovasi, Transformasi Hijau, dan Promosi Industri serta lembaga lainnya untuk memberi saran tentang penerbitan peta jalan penggunaan bensin E10.
Menurut Menteri, peta jalan pemanfaatan biofuel E10 diharapkan mulai berlaku pada 1 Januari 2026. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan akan menyampaikan laporan ringkas pelaksanaan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 53 Tahun 2012 tentang peta jalan penerapan rasio pencampuran biofuel dengan bahan bakar konvensional kepada Pemerintah untuk mendapatkan persetujuan.
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/gia-xang-giam-hon-1200-donglit-20250703142433679.htm
Komentar (0)