Acara tersebut meninggalkan kesan mendalam, semakin menegaskan peran penting model STEM - AI - Robotika dalam pendidikan . Ini dianggap sebagai langkah strategis, berkontribusi untuk menjadikan daerah tersebut sebagai contoh cemerlang penerapan teknologi di era 4.0.
STEM - AI - Robotika: Tren pendidikan di era digital
Dalam konteks transformasi digital yang sedang berlangsung di bidang pendidikan, mengintegrasikan STEM dan teknologi modern ke dalam sekolah membantu siswa mengembangkan pemikiran logis, keterampilan pemecahan masalah, kreativitas, dan kolaborasi, sekaligus mempersiapkan mereka untuk masa depan integrasi yang solid.

Hari-hari pembelajaran berbasis pengalaman ini merupakan platform berharga yang membantu siswa mengakses, mengenal, dan mengembangkan kecintaan terhadap sains dan teknologi sejak usia dini. Pada saat yang sama, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi orang tua untuk lebih memahami peran, arah, dan manfaat STEM, AI, dan robotika.
Perwakilan dari Learn to Leap menyatakan: “Kami bertujuan untuk menghadirkan solusi pendidikan berbasis teknologi tercanggih kepada siswa Vietnam. Learn to Leap akan mendukung sekolah dengan menyediakan peralatan, materi pembelajaran, pelatihan guru, dan berpartisipasi dalam kegiatan pengalaman dan kompetisi teknologi, berkontribusi pada pembentukan generasi siswa yang percaya diri, kreatif, dan mampu menguasai teknologi di era baru.”
STEM - AI - Robotika: Merintis Transformasi Digital di Sekolah
Di Sekolah Menengah Vinh Hung, program ini melibatkan lebih dari 2.000 siswa. Halaman sekolah yang biasa kita lihat diubah menjadi ruang teknologi modern dengan stasiun pengalaman yang menarik: Robotika AI UGOT, Robotika Mindstorm, Pemrograman 3D Roblox JemS, Kit STEM, dan Realitas Virtual Metaverse.

Para siswa dapat merakit, memprogram, dan mengendalikan robot untuk mengatasi rintangan, berkompetisi dalam pertempuran yang seru, atau berubah menjadi "pemrogram junior" yang menciptakan dunia virtual di Roblox. Pengalaman realitas virtual Metaverse juga memukau anak-anak saat mereka "melangkah masuk" ke ruang digital yang penuh warna.
Dalam acara tersebut, Ibu Quan Thi Van Anh, Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Vinh Hung, menyampaikan: “Memperkenalkan STEM, AI, dan Robotika ke sekolah-sekolah adalah langkah yang tepat, membantu siswa mengakses sains dan teknologi canggih sejak dini, mempersiapkan fondasi yang kokoh untuk beradaptasi dengan perubahan pesat era Industri 4.0. Dari segi arah, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi erat dengan sektor pendidikan dan organisasi mitra untuk memperluas kegiatan praktik, berinvestasi dalam fasilitas, dan menciptakan kondisi agar lebih banyak sekolah di daerah ini dapat mengakses model ini.”

Sekolah Menengah Thanh Tri telah mengubah ruang kelas menjadi ruang pembelajaran berbasis pengalaman bagi siswa dari semua tingkatan untuk berpartisipasi. Aktivitasnya tetap beragam dan menarik: kompetisi robot UGOT, kompetisi robot Mindstorm, pemrograman 3D Roblox, pengalaman realitas virtual Metaverse, dan aktivitas STEM Kits.


Siswa Ly Gia Han dan Nguyen Bao Linh (kelas 6A1, SMA Thanh Tri) sama-sama mengungkapkan kegembiraan mereka: “Ini adalah pertama kalinya kami berpartisipasi dalam pengalaman baru seperti ini. Kegiatan-kegiatan ini membantu siswa memahami teknologi dengan lebih baik, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kesabaran, dan kerja tim. Kami berharap dapat mempelajari mata pelajaran ini secara rutin di sekolah sehingga kami dapat menjadi insinyur teknologi di masa depan dan menciptakan robot kami sendiri.”
Dengan dukungan dari sekolah, pemerintah daerah, orang tua, dan berbagai organisasi, model STEM - AI - Robotika secara bertahap membuktikan efektivitasnya dan menjadi arah yang berkelanjutan untuk pendidikan abad ke-21.
Sumber: https://tienphong.vn/hai-sac-mau-ngay-hoi-stem-ai-robotics-post1769776.tpo








Komentar (0)