Sebanyak 352 kader dan dosen telah berhasil menaklukkan 25 puncak gunung di dalam dan luar negeri, termasuk Everest, puncak tertinggi dunia , dan Kilimanjaro, puncak tertinggi di Afrika. Penaklukan ini tercatat sebagai rekor Vietnam pada 18 Januari.
Dr. Le Truong Tung, Ketua Dewan Direksi UniversitasFPT , mengatakan bahwa sejak Maret hingga akhir Desember 2024, sebanyak 352 pejabat, dosen, dan karyawan sektor pendidikan FPT telah berpartisipasi dalam program "Naik Gunung - Menaklukkan 25 Puncak" di dalam dan luar negeri, termasuk "atap dunia" Gunung Everest dan mencetak rekor Vietnam.
Staf, dosen dan karyawan berhasil menaklukkan Everest Base Camp
Program ini mendapatkan sertifikat rekor dari Asosiasi Rekor Vietnam berdasarkan kriteria "Program menaklukkan 25 gunung dan puncak di Vietnam dan dunia dalam satu tahun dengan jumlah kader, dosen, dan staf peserta terbanyak".
Menurut Bapak Tung, di antara perjalanan menaklukkan 25 puncak tersebut, terdapat perjalanan yang menantang bahkan bagi pendaki profesional, seperti Everest Base Camp yang merupakan "atap dunia", atau puncak tertinggi di Afrika, Kilimanjaro, atau gunung berapi yang terkenal dan juga puncak tertinggi kedua di Indonesia, Rinjani.
Kegembiraan menaklukkan puncak gunung para staf dan dosen
Selain puncak-puncak terkenal di dunia, staf dan dosen unit ini juga menaklukkan puncak-puncak dalam negeri, dari Utara ke Selatan seperti Fansipan, Ta Xua, Ngu Chi Son, Ta Nang Phan Dung...
Sejak tahun 2019 hingga saat ini, FPT Education telah menyelenggarakan program pendakian gunung terkonsentrasi dalam kurun waktu tertentu, dengan partisipasi seluruh kader, dosen, dan karyawan. Terakhir, pada bulan November 2024, sekitar 6.000 kader, dosen, dan karyawan di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam pendakian gunung secara sukarela, mendapatkan pengarahan tentang prinsip-prinsip keselamatan, serta didampingi dan didukung oleh pemandu dan pakar lokal dalam menyelenggarakan kegiatan pendakian gunung.
Dr. Tung percaya bahwa melalui kegiatan ini, para kader, dosen, dan karyawan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesehatan dan mempererat hubungan. Selain itu, dengan karakteristik pendakian gunung, sebuah kegiatan yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental, para peserta dapat melatih diri untuk menjadi tangguh dan mengatasi keterbatasan mereka sendiri.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/hang-tram-giang-vien-chinh-phuc-noc-nha-the-gioi-duoc-xac-lap-ky-luc-viet-nam-185250120175100691.htm
Komentar (0)