Pelatih Ange Postecoglou baru saja berpisah dengan klub Liga Primer Skotlandia, Celtic, setelah memenangkan lima gelar dalam dua musim. Pria berusia 57 tahun ini telah menandatangani kontrak untuk memimpin Tottenham hingga Juni 2027, dengan tujuan membawa klub kembali ke empat besar Liga Primer.
Pelatih Ange Postecoglou akan menghadapi banyak tantangan saat memimpin klub besar seperti Tottenham.
"Ange (Postecoglou) membawa mentalitas positif dan gaya bermain menyerang yang cepat dan indah. Ia juga memahami pentingnya hubungan antara akademi dan tim utama, yang sangat penting bagi klub," ujar ketua Tottenham, Daniel Levy, tentang pelatih baru tim dalam pengumuman tersebut.
Sebelumnya, Tottenham menghabiskan waktu lama mencari pelatih baru untuk menggantikan Antonio Conte yang dipecat pada akhir Maret, termasuk pelatih sementara Ryan Mason. Namun, Ryan Mason dianggap kurang berpengalaman, sementara pelatih-pelatih ternama seperti Julian Nagelsmann, Luis Enrique, dan Arne Slot (dari Feyenoord) semuanya menolak.
Tottenham akhirnya memutuskan untuk merekrut Ange Postecoglou, yang memiliki visi dan filosofi sepak bola yang tepat untuk bernegosiasi. Pelatih berusia 57 tahun keturunan Yunani-Australia ini memimpin tim Australia di Piala Dunia 2014 dan kualifikasi 2018, tetapi mengundurkan diri sebelum putaran final di Rusia. Ia juga sebelumnya bekerja untuk klub-klub Australia seperti Brisbane Roar dan Melbourne Victory. Setelah menyelesaikan karier tim nasionalnya, Postecoglou pergi ke Jepang untuk melatih Yokohama FC.
Pelatih Ange Postecoglou harus menemukan cara untuk mempertahankan striker Harry Kane yang ingin hengkang
Sejak musim 2021, pelatih Ange Postecoglou telah memimpin Celtic FC dan dengan cepat meraih kesuksesan dengan treble (memenangkan Kejuaraan Nasional, Piala Skotlandia, dan Piala Liga Skotlandia) di musim pertamanya. Musim ini, ia dan klubnya meraih gelar ganda, yaitu Kejuaraan Nasional dan Piala Liga Skotlandia.
Di Tottenham, pelatih Ange Postecoglou akan menghadapi banyak tantangan, terutama menstabilkan skuad dan mempertahankan striker bintang Harry Kane yang ingin hengkang. Selain itu, ia harus membawa tim London Utara ini kembali ke 4 besar Liga Premier setelah hanya finis di posisi ke-8 musim lalu.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)