Program ini menarik hampir 800 mahasiswa yang belajar di Hanoi dan provinsi serta kota-kota sekitarnya. Acara tahunan ini diselenggarakan oleh QANDA Study, yang bertujuan untuk mempromosikan pengajaran dan pembelajaran kreatif, menghubungkan guru dan siswa dalam ruang pendidikan yang inspiratif.
Setelah sukses dengan dua musim sebelumnya, Q-Talk musim ke-3 memperluas tema "belajar berbicara", dengan fokus pada mengekspresikan diri dengan cara yang sehat untuk mengutarakan pikiran pribadi - alat penting untuk membantu siswa mengembangkan diri.
Hampir 800 mahasiswa yang belajar di Hanoi dan provinsi serta kota tetangga menghadiri program tersebut.
Menghadiri acara lebih awal bersama sahabatnya, Dao Thi Thanh Tuyen, siswi kelas 12A7, SMA Thach That (Hanoi), bercerita: "Waktu kecil dulu, saya termasuk gadis yang agak tertutup, jarang mengungkapkan perasaan atau pikiran saya kepada orang tua. Lambat laun, saya menyadari bahwa hal ini bisa membuat keluarga saya tidak memahami situasi saya, dan saya pun tidak bisa memahami perasaan orang tua saya. Di kelas, saya pun merasa ada jarak antara saya dan teman-teman saya."
Menyadari bahwa kurangnya kepercayaan dirinya dalam berkomunikasi merupakan hambatan dalam studinya dan kehidupan, Tuyen berupaya untuk melatih keterampilan berbicara, mencari kesempatan untuk mengekspresikan dan menyuarakan pendapatnya sendiri.
"Ketika saya lebih terbuka dan bersedia berbagi dengan keluarga dan teman-teman, saya akan menerima saran dan dukungan untuk menemukan solusi apa pun. Saya bersedia mengakui kesalahan saya dan tidak takut berbagi apa yang tidak saya ketahui atau apa yang kurang dalam studi saya. Dorongan dan bantuan yang saya terima akan menjadi motivasi untuk membantu saya mengembangkan diri. Selain pelajaran di sekolah, belajar berbicara merupakan keterampilan penting untuk mendorong perkembangan setiap individu," ujar Thanh Tuyen.
Bagi Nguyen Hong Anh, teman sekelas Thanh Tuyen, kepercayaan diri dalam berkomunikasi sangat membantunya dalam posisinya sebagai pengawas kelas 12A7, SMA Thach That (Hanoi). "Kita harus berbicara tentang masalah dan keinginan kita agar dapat menemukan solusi yang tepat. Namun, berbicara juga membutuhkan kebijaksanaan," ujar Hong Anh.
Siswa berinteraksi dengan delegasi dengan pelajaran yang inspiratif.
Menurut Ibu Vu Thi Ngoc Huyen, penulis buku ini, seorang guru dengan 7 tahun pengalaman mengajar matematika di platform daring, baik siswa maupun guru perlu mempelajari dan melatih keterampilan komunikasi. Guru perlu mengajar dan menyampaikan pengetahuan melalui kata-kata agar siswa mudah memahami. Siswa juga perlu mengungkapkan hal-hal yang tidak mereka ketahui, pelajaran, dan buku catatan yang tidak mereka pahami agar guru dapat memahami dan menjelaskannya dengan cepat.
Dalam "Q-Talk 3: Belajar Berbicara", para siswa juga berkesempatan berinteraksi dengan guru sastra Suong Mai dan seniman Jun Pham, peraih penghargaan C National Book Award tahun 2024. Selain itu, acara ini juga menghadirkan pengalaman belajar yang unik dengan memadukan pidato, musik, dan drama. Dari sana, hal ini membantu para siswa lebih memahami makna ekspresi, menginspirasi mereka untuk lebih percaya diri dalam mengungkapkan pendapat dan pikiran mereka.
Komentar (0)