Sonny Side (dari AS) memiliki kanal YouTube dengan lebih dari 10,7 juta pengikut. Ia sangat antusias menjelajahi budaya dan kuliner di seluruh dunia . Di Kota Ho Chi Minh, Sonny menikmati berbagai hidangan khas lokal dan mencicipi hidangan populer maupun mewah.
Baru-baru ini, Sonny dan teman dekatnya Calvin pergi ke sebuah restoran di lantai 66 gedung Landmark 81 (jalan Dien Bien Phu, bangsal 22, distrik Binh Thanh, HCMC) untuk menikmati hidangan pho yang dianggap "termahal di Vietnam", dengan harga 163 USD/mangkuk (lebih dari 4 juta VND).
Sebelum itu, kedua tamu Amerika itu pergi ke beberapa restoran di Kota Ho Chi Minh, mencicipi dua makanan jalanan: bun cha seharga 5.000 VND/porsi dan banh canh cua seharga 350.000 VND/mangkuk.
Sonny mengatakan dia ingin merasakan hidangan dari yang super murah hingga super mahal di Vietnam untuk memberikan komentar jujur tentang rasanya, serta potensi untuk mengangkat budaya kuliner di sini.
Menurut koki Le Trung - kepala koki restoran dan pencipta "pho termahal di Vietnam", hidangan ini telah tersedia selama sekitar 5 tahun.
Bapak Trung dan rekan-rekannya ingin menghadirkan versi istimewa dan lebih premium dari "hidangan nasional" ini di Vietnam, sehingga membantu wisatawan mendapatkan pengalaman kuliner yang unik dan baru.
Koki ini juga mengungkapkan, hidangan pho yang harganya lebih dari 4 juta VND ini dibuat dari banyak bahan berkualitas tinggi, namun tetap mempertahankan cita rasa tradisional pho Vietnam.
"Kami mempertahankan cara memasak pho tradisional dengan kaldu yang direbus dari tulang sumsum, buntut sapi, iga sapi, lalu menambahkan tulang dan ceker ayam untuk menciptakan kekentalan, yang meningkatkan rasa manis dan kaya. Bahan-bahan direbus pada suhu tinggi selama 3 jam, lalu terus direbus selama 48 jam," ujar Chef Le Trung.
Usai perbincangan, Sonny dan Calvin mengungkapkan kegembiraan dan keinginan kuat mereka untuk menikmati hidangan pho mahal yang oleh para pengunjung dijuluki "Pho King" atau "Pho Sky".
Menurut pengamatan dua tamu Amerika, pho di sini disiapkan secara rumit dari bahan-bahan impor yang mahal, yang paling populer di dunia seperti: daging sapi wagyu, jamur truffle, foie gras, dan daun emas.
Dari semua bahan tersebut, truffle segar yang diimpor dari Australia merupakan bahan termahal dalam semangkuk King Pho. Jamur ini juga dikenal sebagai jamur termahal di dunia, dengan harga sekitar 45 juta VND/kg.
Truffle segar diiris langsung di hadapan pengunjung, lalu kuah panas pun dituang. Sembari menunggu, pelayan memperkenalkan hidangan secara detail dengan bahan-bahan premium.
Sonny berkomentar bahwa rasa pertama yang ia rasakan adalah truffle. Jamur jenis ini ditemukan di bawah tanah sehingga memiliki aroma tanah yang sangat khas, tetapi ketika dipadukan dengan kuahnya yang kaya, menciptakan rasa yang menarik.
Tamu Amerika menghargai kaldu yang disiapkan dengan cermat, memancarkan aroma yang harmonis.
Calvin menggambarkan hidangan ini sebagai kombinasi sempurna antara bahan-bahan premium dan kaldu tradisional. Hal ini membantu meningkatkan kualitas pho Vietnam, sekaligus mempertahankan cita rasa aslinya.
"Ada bahan-bahan yang tampaknya tidak berhubungan, tetapi ketika dipadukan, rasanya luar biasa lezat. Daging sapinya memiliki keseimbangan yang harmonis antara lemak dan tanpa lemak, begitu lembut hingga lumer di mulut," kata Calvin.
Tamu tersebut juga menyampaikan kesannya terhadap pho segar, yang dibuat dengan tangan oleh keluarga Utara dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam membuat pho, yang saat ini tinggal di Kota Ho Chi Minh.
"Banyak orang bilang makan pho saja sudah cukup dan tetap lezat, tapi saya senang hidangan ikonis ini telah diangkat ke level yang baru. Saya juga bangga melihat masakan Vietnam bukan hanya tentang hidangan murah, tapi juga hidangan mahal berkelas," ujar Calvin.
Senada dengan itu, Sonny meyakini wisatawan bisa menikmati jajanan kaki lima yang murah meriah atau hidangan mahal di restoran untuk merasakan serunya kuliner Vietnam.
"Saya sangat terkesan dengan fakta bahwa Anda dapat menemukan berbagai macam makanan lezat, mulai dari yang super murah hingga yang sangat mahal, di Kota Ho Chi Minh. Penduduk setempat bekerja keras setiap hari untuk menciptakan karya seni kuliner yang unik," ujar YouTuber Amerika tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://vietnamnet.vn/khach-my-choong-voi-to-pho-4-trieu-dong-nuoc-dung-ninh-hon-2-ngay-o-viet-nam-2296130.html
Komentar (0)