Leci merupakan buah tropis yang kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral, terutama kaya akan vitamin C. Leci juga merupakan sumber vitamin B2, zat besi, kalium, kalsium, tembaga, lemak, protein, serat, magnesium, fosfor, dan lain-lain.
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari leci, menurut situs kesehatan Verywell Health .
Leci kaya akan vitamin C - antioksidan yang kuat.
Pexels
Sifat antioksidan
Antioksidan membantu menghilangkan radikal bebas (molekul tidak stabil yang dapat merusak sel) dari tubuh. Radikal bebas yang hadir dalam kadar tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif dalam tubuh, merusak sel, dan memicu penyakit.
Leci kaya akan vitamin C, antioksidan yang ampuh. Leci juga mengandung antioksidan lain, termasuk polifenol, antosianin, dan selenium.
Mendukung sistem kekebalan tubuh
Leci kaya akan vitamin C, yang meningkatkan fungsi sel-sel sistem kekebalan tubuh seperti sel darah putih, yang melawan infeksi. Vitamin C juga merupakan antioksidan yang membantu menghilangkan radikal bebas—yang mencegah sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik.
Leci juga mengandung vitamin B, yang mendukung kesehatan usus dan produksi antibodi. Buah ini juga mengandung mineral seperti tembaga, zat besi, dan selenium, yang mendukung fungsi dan aktivitas sel imun.
Mendukung kesehatan pencernaan
Satu porsi 100 gram leci mengandung 1,3 gram serat. Serat penting karena membantu melancarkan pencernaan, melancarkan buang air besar, dan mencegah sembelit. Serat juga mengatur rasa lapar dan kadar gula darah.
Baik untuk kesehatan jantung
Leci merupakan sumber polifenol yang kaya, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, membantu mengurangi peradangan, serta memperbaiki tekanan darah, kolesterol, dan kadar insulin. Serat dalam leci juga dapat membantu mengurangi faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan jantung.
Baik untuk kulit
Leci kaya akan vitamin C, nutrisi penting untuk kesehatan kulit. Vitamin C meningkatkan produksi kolagen dan elastin, sehingga mengurangi tanda-tanda penuaan dengan meningkatkan elastisitas dan kekencangan kulit. Vitamin C juga membantu mencegah kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV) dan faktor-faktor lain yang merusak kulit.
Namun, karena leci memiliki kandungan gula yang tinggi, para ahli menyarankan agar penderita diabetes membatasi asupan buah ini.
Sumber: https://thanhnien.vn/loi-ich-cua-qua-vai-doi-voi-suc-khoe-185240517182005911.htm
Komentar (0)