Bagaimana gaji pegawai negeri sipil akan berubah mulai 1 Juli 2024 jika gaji pokok naik dari 1,8 juta menjadi 2,34 juta VND seperti yang diusulkan Pemerintah ?

Sebagaimana disampaikan Menteri Dalam Negeri Pham Thi Thanh Tra, dalam konteks belum cukupnya syarat untuk menghapuskan gaji pokok dan koefisien gaji yang berlaku saat ini (tabel gaji dan tunjangan baru belum dilaksanakan), Politbiro pada prinsipnya sepakat untuk membiarkan Pemerintah melapor kepada Majelis Nasional guna memungkinkan dilaksanakannya solusi untuk menaikkan gaji pegawai negeri mulai 1 Juli 2024.

Kutipan3 (2).jpg

Secara khusus, Pemerintah mengusulkan kenaikan gaji pokok sebesar 30% (dari saat ini VND 1,8 juta menjadi VND 2,34 juta/bulan) bagi seluruh penerima gaji dan penerima manfaat kebijakan terkait gaji pokok yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Dengan demikian, gaji PNS per 1 Juli mendatang tetap menggunakan rumus: Gaji pokok x Koefisien gaji .

PNS dengan gaji tertinggi 23,4 juta VND/bulan

Berdasarkan tabel gaji saat ini, gaji pegawai negeri sipil yang bergelar tenaga ahli senior adalah yang tertinggi, setara dengan gaji menteri.

Secara spesifik, gaji tenaga ahli senior memiliki 3 koefisien gaji yaitu 8,80, 9,40 dan 10,00 yang sesuai dengan 3 tingkat gaji yaitu: 20.592 juta (kenaikan hampir 5 juta), 21.996 juta (kenaikan lebih dari 5 juta) dan 23,4 juta VND (kenaikan 5,4 juta).

Gaji untuk jabatan ini tidak berlaku bagi mereka yang menduduki jabatan pimpinan (terpilih, diangkat) di bidang politik, administrasi, ekonomi , ilmu pengetahuan - teknologi, pendidikan, kesehatan, budaya - seni.

Gaji pejabat dan pegawai negeri sipil lainnya dibagi berdasarkan tingkatan: A3, A2, A1, A0, B dan C.

Dimana golongan pegawai negeri sipil A3 ada 2 golongan .

Golongan 1 mempunyai koefisien gaji tertinggi yaitu 8,00, dari 1/7 gaji akan naik dari 14,4 juta menjadi 18,72 juta (kenaikan sebesar 4,32 juta VND).

Pegawai negeri sipil dengan koefisien terendah pada golongan ini mempunyai koefisien gaji sebesar 6,20 atau setara dengan gaji sebesar 14.508 juta VND (kenaikan sebesar 3.348 juta VND).

Pegawai negeri sipil golongan A3 golongan 1 meliputi mereka yang menduduki jabatan-jabatan berikut: Spesialis senior; Inspektur senior; Pengawas pajak senior; Auditor senior; Pengawas bank senior; Inspektur bea cukai senior; Akuntan senior; Pengawas pasar senior; Ahli statistik senior; Pengawas mutu barang dan produk senior; Pejabat penegakan hukum senior (penegakan hukum sipil); Pemeriksa senior (penegakan hukum sipil); Inspektur pajak senior.

Golongan 2 PNS kategori A3 memiliki koefisien gaji 5,75-7,55 dengan gaji setara 13.455-17.667 juta VND/bulan. PNS dalam golongan ini meliputi akuntan senior; petugas karantina hewan dan tumbuhan senior.

PNS golongan A2 juga dibagi menjadi 2 golongan.

Golongan 1 mempunyai koefisien gaji 4,4 - 6,78 yang setara dengan gaji 10.296 - 15.8652 juta VND/bulan.

Pegawai negeri sipil dalam kelompok ini meliputi: Kepala spesialis; petugas penegakan hukum provinsi dan kota; kepala inspektur; kepala pengawas pajak; kepala auditor; kepala pengawas bank; kepala inspektur bea cukai; kepala akuntan; kepala pengawas pasar; kepala ahli statistik, kepala pengawas kualitas barang dan produk; petugas penegakan hukum menengah (penegakan hukum sipil); kepala pemeriksa (penegakan hukum sipil); kepala inspektur pajak; kepala polisi hutan.

Golongan 2 mempunyai koefisien gaji 4,00 - 6,38 dengan gaji 9,36 - 14,9292 juta VND/bulan.

Pegawai negeri sipil yang termasuk dalam golongan ini meliputi: Kepala akuntan; Kepala petugas karantina hewan dan tumbuhan; Kepala pengawas tanggul.

Pegawai negeri sipil golongan A1 mempunyai koefisien gaji 2,34 - 4,98 yang berarti gaji berkisar antara 5,4756 - 11,6532 juta VND/bulan.

Pegawai negeri sipil golongan A1 meliputi: Spesialis; petugas penegakan hukum distrik, kotamadya, kota provinsi; notaris; inspektur; akuntan; pengawas pajak; auditor; pengawas bank; inspektur bea cukai; petugas karantina hewan dan tumbuhan; penjaga hutan; pengawas tanggul; akuntan; pengawas pasar; ahli statistik; pengendali kualitas produk dan barang; teknisi pengawetan; petugas penegakan hukum utama (penegakan hukum sipil); pemeriksa (penegakan hukum sipil); panitera penegakan putusan (sipil); inspektur pajak.

Pegawai negeri sipil golongan A0 mempunyai koefisien gaji 2,10 - 4,89 atau setara dengan gaji 4.914 - 11.4426 juta VND/bulan.

Pegawai negeri sipil dalam kategori ini diharuskan memiliki gelar sarjana (atau gelar sarjana perguruan tinggi).

Pegawai negeri sipil golongan B mempunyai koefisien gaji 1,86 - 4,06 yang setara dengan gaji 4,3524 - 9,5004 juta VND/bulan.

Pegawai negeri sipil tipe B meliputi: Pejabat dan akuntan tingkat menengah; pemungut pajak; bendahara uang, emas, perak, dan batu mulia (bank); inspektur bea cukai tingkat menengah; teknisi karantina hewan dan tumbuhan; polisi hutan tingkat menengah; pengendali tanggul tingkat menengah; teknisi pengujian pengawetan; pengendali pasar tingkat menengah; ahli statistik tingkat menengah; pengendali kualitas barang dan produk tingkat menengah; juru tulis eksekusi tingkat menengah (sipil); inspektur pajak tingkat menengah; teknisi pengawetan tingkat menengah; penjaga gudang pengawetan.

PNS golongan C dibagi menjadi 3 jenis.

Tipe 1 memiliki koefisien gaji 1,65 - 3,63 yang sesuai dengan gaji 3.861 - 8.4942 juta VND/bulan.

Mereka adalah pegawai negeri sipil yang bekerja sebagai bendahara dan bendahara bank: Kasir; petugas bea cukai; polisi hutan muda; penjaga gudang golongan 1; penjaga gudang golongan 2; petugas keamanan, petugas patroli; petugas keamanan gudang cadangan.

Golongan 2 PNS golongan C memiliki koefisien gaji 1,50-3,48, setara dengan gaji 3,51-8,1432 juta VND/bulan. Mereka adalah PNS yang bekerja sebagai bendahara instansi dan unit kerja; petugas pajak.

Tipe 3 dari kelompok PNS ini adalah mereka yang bekerja sebagai akuntan utama, dengan koefisien gaji sebesar 1,35 - 3,33 dengan gaji yang sesuai sebesar 3.159 - 7.7922 juta VND/bulan.

Selain menaikkan gaji pokok, Pemerintah juga mengusulkan untuk melanjutkan penerapan tunjangan yang berlaku saat ini.

Pemerintah juga mengusulkan penambahan dana bonus (setara 10% dari dana gaji pokok) sektor publik untuk menciptakan sumber bagi para pemimpin agar memiliki lebih banyak mekanisme dan kebijakan untuk segera memberi penghargaan, memberi motivasi dan memberi semangat kepada kader, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil yang telah memberikan banyak kontribusi dalam melaksanakan tugas yang diberikan.

Dengan demikian, selain gaji pokok tersebut di atas, terhitung mulai tanggal 1 Juli PNS juga akan memperoleh dua tunjangan lainnya, yakni tunjangan tetap (sesuai dengan jabatan dan bidang tugasnya) dan bonus 10% (tergantung besar kecilnya bonus yang diterima, atau tidak ada bonus sama sekali).

Mendagri: Instansi terkait sepakati kenaikan gaji pokok 30%

Mendagri: Instansi terkait sepakati kenaikan gaji pokok 30%

Menteri Dalam Negeri Pham Thi Thanh Tra mengatakan Pemerintah mengusulkan kepada Majelis Nasional untuk mengizinkan gaji pokok dan koefisien gaji dipertahankan, tetapi menyesuaikan gaji pokok dari VND1,8 juta saat ini menjadi VND2,34 juta/bulan - kenaikan sebesar 30%, tertinggi yang pernah ada.
“Ada saat-saat ketika kami mempertimbangkan dengan sangat matang untuk memilih menaikkan gaji pokok sebesar 30%”

“Ada saat-saat ketika kami mempertimbangkan dengan sangat matang untuk memilih menaikkan gaji pokok sebesar 30%”

"Perdana Menteri, Komite Tetap Pemerintah, dan kami harus meluangkan banyak waktu untuk memikirkan dan mempertimbangkan berbagai pilihan. Pada akhirnya, pilihan untuk menaikkan gaji pokok adalah yang paling optimal," ujar Menteri Dalam Negeri.
Jutaan orang akan mendapatkan kenaikan 15% dalam pensiun dan tunjangan asuransi sosial mulai 1 Juli.

Jutaan orang akan mendapatkan kenaikan 15% dalam pensiun dan tunjangan asuransi sosial mulai 1 Juli.

Menurut usulan Pemerintah, mulai 1 Juli, jutaan orang akan menerima kenaikan 15% dalam pensiun dan tunjangan asuransi sosial; tunjangan istimewa bagi orang-orang dengan layanan berjasa juga akan meningkat sebesar 35,7%.