Musim Vu Lan dikaitkan dengan filosofi Buddha dan nilai-nilai bakti kepada orang tua, di mana masakan vegetarian melambangkan kemurnian, kasih sayang, dan rasa terima kasih.
Masakan vegetarian melambangkan kemurnian, kasih sayang dan rasa syukur selama musim Vu Lan.
Dengan keinginan untuk menyampaikan pesan tentang menghormati orang tua dan kakek-nenek selagi mereka masih hidup, lokakarya "Menghargai Masa Kesalehan Berbakti" baru-baru ini diselenggarakan oleh Ngon Garden dengan partisipasi banyak pengunjung dan pakar budaya. Acara ini bukan hanya pesta vegetarian, tetapi juga kesempatan untuk mengenang, berbagi, dan menyebarkan nilai-nilai budaya kuliner Vietnam melalui hidangan vegetarian yang bermakna.
Menu Ngon Garden terinspirasi oleh saripati kuliner tradisional, tetapi diciptakan secara kreatif untuk menghadirkan tampilan baru.
Ibu Hanh Pham (kedua dari kanan, baris berdiri), jurnalis Vinh Quyen (kedua dari kiri, baris berdiri) dan pengunjung yang antusias di samping nampan makanan vegetarian.
Dari bahan-bahan yang familiar seperti akar teratai, kelopak teratai, hingga bahan-bahan yang lebih menarik seperti tiram, angelica berbulu, jamur truffle... melalui tangan sang koki, semuanya menjadi hidangan dengan perpaduan aroma, warna, dan rasa yang harmonis. Setiap hidangan tak hanya lezat, tetapi juga mengandung kisah budaya, yang mengingatkan pada nilai-nilai luhur kuliner Vietnam.
Sorotan menunya adalah salad peony—pertama kalinya bunga yang melambangkan rasa hormat dan cinta ini diperkenalkan ke dalam hidangan vegetarian. Salad ini tak hanya cantik, tetapi juga memiliki cita rasa yang elegan, mengingatkan akan kasih sayang dan rasa terima kasih kepada orang tua.
Untuk pertama kalinya, peony digunakan sebagai makanan vegetarian.
Hidangan lain yang memanjakan pengunjung adalah "Non soi bong nuoc" - perpaduan semangkuk sup manis bunga pinang bening dengan taburan buncis sekuning bunga pinang yang gugur, dan sepiring nasi ketan lembut berwarna keemasan yang menyerupai lereng gunung di musim padi. Ketika disandingkan, kedua hidangan ini menciptakan gambaran yang harmonis, mengingatkan akan jiwa pedesaan Utara dengan pegunungan, sungai, dan kasih sayang manusia yang begitu kaya.
Kreativitas dalam persiapan dan penyajian telah mengangkat hidangan vegetarian, menjadikan setiap hidangan sebagai sebuah karya seni. Mulai dari penggunaan bahan-bahan yang familiar namun dengan variasi baru, hingga teknik memasak modern, telah menghasilkan menu yang tak hanya lezat, tetapi juga kaya akan makna budaya.
Teh bunga pinang disukai oleh pengunjung
Di balik kesuksesan menu vegetarian ini terdapat semangat para "duta" budaya dan kuliner Vietnam, yang telah mengabdikan diri untuk melestarikan dan menyebarkan nilai-nilai nasional. Ibu Hanh Pham, pemilik Ngon Garden, mengungkapkan bahwa baginya, setiap hidangan adalah sebuah kisah, dan setiap acara adalah kesempatan untuk mendekatkan kuliner Vietnam dengan pengunjung domestik dan mancanegara.
Teh bunga pinang diperkenalkan kepada pengunjung oleh Ibu Hanh Pham
Makanan merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya. Makanan bukan sekadar kisah tentang makan, tetapi juga simbol identitas, sejarah, kepercayaan, dan filosofi hidup suatu bangsa.
Saya percaya bahwa kisah-kisah budaya kuliner tidak hanya membantu para pengunjung, terutama pengunjung muda, memahami lebih dalam tentang asal-usul mereka, tetapi juga membuat hidangan menjadi lebih lezat dan bermakna berkat keterkaitannya dengan budaya dan emosi," ungkap Ibu Hanh Pham.
Ibu Hanh Pham berharap bahwa melalui lokakarya kuliner, ia akan menghadirkan cerita tentang setiap hidangan untuk membantu pengunjung lebih memahami budaya dan adat istiadat Vietnam.
Ibu Hanh Pham juga menekankan keinginannya untuk menghadirkan kisah-kisah di balik setiap hidangan, untuk membantu pengunjung lebih memahami budaya dan adat istiadat Vietnam. Dengan menikmati hidangan lezat dan memahami kisah-kisah budaya yang lebih menarik, pengunjung akan merasakan pengalaman kuliner yang lebih bermakna dan lezat, karena mereka telah mendapatkan pengalaman kuliner yang lengkap.
Sumber: https://nld.com.vn/mon-chay-mua-vu-lan-lan-toa-tinh-than-hieu-hanh-196250815153414286.htm
Komentar (0)