Berdasarkan nilai acuan yang diumumkan sekolah, Pendidikan Kimia mempunyai nilai acuan tertinggi yaitu 29,38 poin (dengan mempertimbangkan hasil ujian kelulusan sekolah menengah atas).
Sementara jurusan Pedagogi terus mempertahankan skor tinggi dan stabil, jurusan non-Pedagogi juga mencatat daya tarik yang kuat, dengan skor penerimaan rata-rata lebih dari 23 poin.
Secara khusus, Psikologi menonjol dengan skor tertinggi sebesar 28,08 poin (menggunakan kombinasi hasil ujian penilaian kompetensi khusus).






Menurut Dr. Huynh Trung Phong, Direktur Pusat Dukungan Mahasiswa dan Pengembangan Startup sekolah tersebut, keuntungan penting saat memilih jurusan non-pedagogis di HCMUE adalah kuota pendaftaran dialokasikan secara wajar, sehingga memperluas peluang bagi kandidat untuk diterima.
Selain itu, nilai masuknya seringkali "lebih rendah" dibandingkan beberapa jurusan pedagogi utama. Misalnya, meskipun banyak jurusan pedagogi memiliki nilai standar berkisar antara 26 hingga lebih dari 29 poin, jurusan Bahasa Korea, Bahasa Jepang, dan Teknologi Informasi masing-masing hanya mencapai 22, 21, dan 19 poin.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa kesempatan untuk mengakses program pelatihan berkualitas tinggi di HCMUE sepenuhnya layak bagi sejumlah besar kandidat.
Tak hanya memperluas peluang penerimaan, jurusan non-pedagogis juga menyediakan beragam jalur karier, memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di berbagai bidang seperti sains, teknologi, ekonomi , sosial, jasa, penelitian, dan integrasi internasional. Berkat hal tersebut, setelah lulus, mahasiswa dapat dengan percaya diri menegaskan kemampuan mereka, beradaptasi secara fleksibel, dan meraih beragam peluang pengembangan karier, baik di dalam maupun luar negeri.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/nganh-tam-ly-hoc-dan-dau-diem-chuan-nganh-ngoai-su-pham-truong-dh-su-pham-tphcm-post745343.html
Komentar (0)