Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Studi baru menemukan lebih banyak bukti COVID-19 berasal dari pasar Tiongkok

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ20/09/2024

[iklan_1]
Nghiên cứu mới củng cố giả thuyết COVID-19 bắt nguồn từ chợ ở Trung Quốc - Ảnh 1.

Barikade didirikan di luar Pasar Makanan Laut Huanan yang kini ditutup di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, 31 Januari 2021 - Foto: AFP

Hampir lima tahun setelah wabah COVID-19, masyarakat internasional belum dapat memastikan asal muasal penyakit ini.

Kasus pertama terdeteksi di Wuhan, Cina pada akhir tahun 2019, tetapi terjadi perdebatan sengit antara dua hipotesis utama.

Salah satu teori adalah virus tersebut bocor dari sebuah laboratorium di Wuhan yang meneliti virus serupa. Teori lainnya adalah manusia tertular COVID-19 dari hewan liar yang terinfeksi yang dijual di pasar lokal.

Menurut kantor berita AFP, para ilmuwan condong ke hipotesis kedua, tetapi kontroversi terus berlanjut.

Pada tanggal 19 September, jurnal Cell menerbitkan sebuah studi baru, yang mengumpulkan lebih dari 800 sampel di Pasar Makanan Laut Huanan di Wuhan, tempat mamalia liar dijual.

Sampel-sampel ini dikumpulkan pada bulan Januari 2020, setelah pasar ditutup, dan tidak diambil langsung dari hewan atau manusia, tetapi dari permukaan kios satwa liar, serta dari selokan.

Dengan data seperti ini, "kami tidak dapat memastikan dengan pasti apakah hewan-hewan di pasar tersebut terinfeksi virus," kata rekan penulis studi Florence Debarre, seorang ahli biologi evolusi di Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS). Namun, "studi kami mengonfirmasi bahwa pada akhir 2019, terdapat hewan liar di pasar tersebut, termasuk anjing rakun dan musang."

"Dan hewan-hewan ini ditemukan di sudut barat daya pasar, yang juga merupakan area di mana banyak SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, ditemukan," tambah Debarre.

Mamalia kecil ini dapat terinfeksi virus yang sama dengan manusia, sehingga berpotensi menjadi inang perantara penularan virus dari kelelawar ke manusia. Hingga saat ini, virus SARS-CoV-2 diduga berasal dari kelelawar.

Para ilmuwan menemukan sejumlah barang di kios-kios Pasar Huanan yang dinyatakan positif terinfeksi virus penyebab COVID-19, termasuk "gerobak hewan, kandang, truk sampah, dan alat cukur."

"Dalam sampel-sampel ini, terdapat lebih banyak DNA mamalia liar daripada DNA manusia," kantor berita AFP mengutip penelitian tersebut.

"Studi ini menunjukkan bahwa hewan-hewan ini menyebarkan SARS-CoV-2 ke peralatan ternak, atau bahwa kasus COVID-19 pada manusia yang belum dilaporkan menyebarkan virus di lokasi yang sama di mana hewan-hewan ini berada," kata studi tersebut.

Masih belum ada tindakan untuk membatasi perdagangan satwa liar guna mencegah penyakit.

James Wood, seorang ahli epidemiologi penyakit menular di Universitas Cambridge (yang tidak terlibat dalam penelitian ini), berkomentar bahwa penelitian ini "memberikan bukti yang sangat kuat bahwa kios-kios satwa liar di Pasar Makanan Laut Huanan di Wuhan adalah episentrum wabah COVID-19."

James Wood juga menekankan bahwa penelitian ini penting karena "sedikit yang dilakukan untuk mengekang perdagangan satwa liar hidup, atau untuk mencegah hilangnya keanekaragaman hayati dan perubahan penggunaan lahan, yang merupakan pendorong potensial pandemi di masa lalu dan masa depan."

Pakar tersebut juga menunjukkan bahwa aspek-aspek ini belum dimasukkan dalam rancangan perjanjian pencegahan pandemi yang sedang dinegosiasikan oleh negara-negara.

Nghiên cứu mới củng cố giả thuyết COVID-19 bắt nguồn từ chợ ở Trung Quốc - Ảnh 2. Kasus COVID-19 melonjak di AS

Lebih dari separuh negara bagian AS mengalami infeksi COVID-19 yang 'sangat tinggi' karena virus tersebut terus menyebar dan melonjak di banyak daerah di seluruh negeri.


[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/nghien-cuu-moi-phat-hien-them-bang-chung-covid-19-bat-nguon-tu-cho-o-trung-quoc-20240920121759626.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk