Restoran Nasi Ayam Tram Anh untuk sementara menghentikan operasional bisnisnya - Foto: MINH CHIEN
Departemen Keamanan Pangan mengatakan telah menerima informasi tentang dugaan insiden keracunan makanan di Restoran Nasi Ayam Tram Anh di Jalan Ba Trieu, Kota Nha Trang, Provinsi Khanh Hoa, yang menyebabkan banyak orang mengalami gejala sakit perut, mual, diare, dan demam, dan sedang dirawat di fasilitas medis di daerah tersebut.
Menghadapi situasi di atas, Departemen Keamanan Pangan meminta Departemen Kesehatan Provinsi Khanh Hoa untuk mengarahkan fasilitas medis di daerah tersebut agar memfokuskan sumber daya pada perawatan pasien secara aktif, dan jika perlu, meminta dukungan untuk konsultasi profesional dengan rumah sakit tingkat lebih tinggi.
Bersamaan dengan itu, menghentikan sementara kegiatan sarana yang diduga menjadi penyebab keracunan pangan, menyelenggarakan investigasi untuk mengetahui penyebab keracunan pangan sesuai ketentuan yang berlaku; mengambil sampel dan spesimen pangan serta segera mengirimkannya ke tempat pengujian terdekat yang ditunjuk untuk dilakukan pengujian; mengidentifikasi penyebab keracunan pangan secara jelas dan mengumumkan hasilnya kepada masyarakat agar dapat segera memberikan peringatan kepada masyarakat.
Departemen juga merekomendasikan penguatan propaganda dan panduan bagi tempat usaha jasa boga untuk memastikan kondisi higienis dan keamanan pangan. Terapkan secara ketat pengelolaan asal bahan pangan, pemeriksaan pangan tiga tahap, penyimpanan sampel pangan, dan higienis pada tahap pengolahan.
Seperti dilansir Tuoi Tre Online , Departemen Kesehatan Khanh Hoa menginformasikan bahwa hingga 14 Maret, rumah sakit di daerah tersebut telah menerima hampir 200 orang yang diduga keracunan makanan setelah makan nasi ayam di restoran nasi ayam Tram Anh, No. 10 Ba Trieu, Kota Nha Trang.
Pada tanggal 13 Maret, restoran nasi ayam Tram Anh dihentikan sementara untuk penyelidikan.
Pihak berwenang telah mengambil sampel spesimen pasien dan sampel makanan yang diduga keracunan untuk dikirim guna diuji guna menemukan penyebab pastinya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)