Orang-orang di Zona Biru berumur panjang karena mereka sering menari, beristirahat, menghabiskan waktu untuk hobi, dan terhubung dengan keluarga, alih-alih bekerja berlebihan.
Zona Biru adalah lima wilayah di dunia dengan umur terpanjang dan tersehat, termasuk Okinawa (Jepang), Sardinia (Italia), Nicoya (Kosta Rika), Ikaria (Yunani), dan Loma Linda (AS). Pakar umur panjang dan penjelajah National Geographic, Dan Buettner, telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mempelajari gaya hidup orang-orang di wilayah-wilayah ini, mencari tahu mengapa mereka hidup hingga usia 100 tahun.
Ia menunjukkan bahwa kunci umur panjang bukanlah diet mahal atau olahraga intensif. Orang-orang di Zona Biru memiliki kebiasaan yang sangat sederhana di usia 80, 90, atau 100 tahun, seperti menikmati anggur, menari, dan bahkan mengonsumsi banyak karbohidrat.
“Rahasia mereka adalah menikmati hidup, daripada bekerja sampai mati,” tulis Buettner dalam buku barunya Live to 100: Secrets of the Blue Zones .
Makan banyak karbohidrat
Penduduk lama Ikaria mengonsumsi beragam makanan kaya karbohidrat, termasuk biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sayuran. Mereka juga menyukai madu mentah yang belum diproses, yang mungkin memiliki manfaat kesehatan, seperti menurunkan kolesterol.
Tak hanya Yunani, kawasan Okinawa, Jepang pun menganggap makanan kaya karbohidrat seperti ubi ungu sebagai kunci tubuh sehat di usia paruh baya.
Tarian
Ciri umum lain dari penduduk Zona Biru adalah kebiasaan "olahraga tapi tidak ke pusat kebugaran". Daerah seperti Nicoya, Kosta Rika, memiliki budaya festival yang kuat. Mereka rutin mengadakan pesta dansa.
Orang Yunani memiliki acara tradisional yang disebut panegyris. Menurut Buettner, mereka berdansa sepanjang malam, melakukan banyak kegiatan seru bersama. Faktanya, satu jam berdansa membakar kalori sebanyak satu jam jogging. Menurut Harvard Health, berdansa dapat mengurangi risiko penyakit jantung secara signifikan.
Menari memiliki manfaat kesehatan yang sebanding dengan jogging. Foto: Insider
Luangkan waktu untuk bermalas-malasan
Orang-orang di Zona Hijau menyukai kebebasan bekerja. Mereka sering kali mengambil "berhenti sejenak", melakukan pekerjaan seminimal mungkin agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk kegiatan yang mereka sukai dan membangun hubungan yang kuat dengan keluarga dan teman.
“Orang-orang tidak akan memilih untuk bekerja beberapa jam ekstra ketika mereka dapat menggunakan waktu tersebut untuk dihabiskan bersama keluarga, tidur siang, atau bersosialisasi dengan teman-teman,” jelas Buettner.
Di Sardinia, Italia, orang-orang menikmati happy hour, yang berlangsung dari pukul 5 sore hingga 9 malam, dan di Nicoya, Kosta Rika, orang-orang bekerja selama beberapa jam di pagi hari, lalu tidur siang.
"Salah satu manfaat utama Zona Biru adalah memperlambat langkah untuk menikmati hidup. Ini membantu mereka mengurangi stres sekaligus tetap produktif dan aktif," kata Buettner.
Minum alkohol secukupnya
Pak Buettner menemukan bahwa orang-orang di Ikaria, Yunani, secara teratur menikmati anggur. Namun, belum ada penelitian yang menyimpulkan bahwa minum anggur merupakan kebiasaan yang baik untuk kesehatan. Buettner percaya bahwa anggur di Ikaria memiliki kualitas yang lebih tinggi, dan lingkungan serta konteks di mana orang-orang menikmati anggur juga berbeda.
Menurut penelitian, anggur yang diproduksi menggunakan metode tradisional, tanpa tambahan bahan kimia, mengandung sejumlah kecil mineral penting seperti kalium dan zat besi, ditambah antioksidan, yang mengurangi risiko penyakit jantung.
Namun, banyak ahli memperingatkan bahwa "tidak ada jumlah alkohol yang aman." Orang yang belum pernah minum alkohol sebaiknya tidak mulai minum hanya karena mereka pikir itu akan menyehatkan. Alkohol baik untuk bersosialisasi, mengurangi stres, dan merupakan sumber antioksidan, terutama anggur alami berkualitas tinggi.
“Itu cukup bagi saya untuk menikmati segelas anggur setiap malam,” kata Buettner.
Thuc Linh (Menurut Orang Dalam )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)