Alur cerita yang mendebarkan, busana yang menawan, koreografi yang memikat
"After Glow" bukan hanya pertunjukan yang memukau dengan koreografi, suara, dan cahayanya, tetapi juga memikat penonton dengan naskahnya yang mendebarkan dan dramatis. Terinspirasi oleh sosok Ratu Marie Antoinette, salah satu tokoh paling berkuasa dan bejat dari keluarga kerajaan Prancis, serta keindahan magis dan romantis Ba Na di malam hari, pertunjukan ini mengisahkan seorang ratu yang hidup dalam kemewahan, gairah, dan skandal istana.
Dalam “After Glow”, “Royal clown Lovelark” – tokoh utama pertunjukan, memainkan peran benang merah yang menghubungkan seluruh lakon (Foto: Hai Trieu).
Naskah yang rumit membawa penonton dari kerajaan Matahari yang cemerlang, terinspirasi oleh istana Versailles yang megah, untuk menjelajahi sudut-sudut tersembunyi yang mempesona saat malam tiba.
Dalam "After Glow", "Royal Clown Lovelark"—tokoh utama pertunjukan—berperan sebagai benang merah yang menghubungkan keseluruhan lakon. Konfrontasi antara Ratu Hitam dan Ratu Merah—perwujudan naluri, pemberontakan, dan hasrat akan kebebasan—menciptakan semesta psikologis yang penuh konflik, memikat penonton.
Naskah yang mendebarkan dan koreografi yang menawan itulah yang membuat pertunjukan ini begitu menarik (Foto: Hai Trieu).
Elemen tak terpisahkan yang membuat "After Glow" begitu memuaskan adalah kostum para karakter dalam pertunjukan, yang dirancang dengan apik dan cermat. Terinspirasi oleh Ratu Marie Antoinette, kostum-kostum tersebut dirancang dengan gaya Rococo (gaya busana aristokrat), diubah menjadi gaya Boudoir (gaya mengenakan kostum seksi), yang sesuai dengan tema dan konteks pertunjukan.
Selain itu, dengan koreografi Duc Viet dan bakat pertunjukan dari para seniman multinasional dan multi-gender, pertunjukan tersebut menghasilkan pertunjukan tari yang tidak hanya menawan dan menarik tetapi juga ekspresif, yang terhubung langsung dengan penonton melalui setiap ritme dan gerakan.
Membawa bentuk seni carabet ke Da Nang untuk pertama kalinya
“After Glow” adalah kabaret - suatu bentuk seni teater yang berasal dari Prancis pada akhir abad ke-19 - yang awalnya dipentaskan di kafe-kafe kecil dan ruang minum teh di Paris.
Dari panggung 360 derajat restoran, pengunjung akan merasakan pertunjukan After Glow untuk merasakan Ba Na yang sangat berbeda, ajaib, dan liberal (Foto: Hai Trieu).
Di Vietnam, jenis pertunjukan ini masih baru. Membawa pertunjukan kabaret ke Ba Na Hills bersama para transgender wanita Thailand yang terkenal, drag queen (penampil, biasanya pria dengan gaya berpakaian feminin), dan sutradara ternama merupakan langkah berani yang memberikan napas baru dan menarik bagi industri hiburan malam di Da Nang.
Sejak diluncurkan, pertunjukan “After Glow” telah menarik perhatian banyak wisatawan ke Ba Na (Foto: Hai Trieu).
Dengan "After Glow", seni kabaret ditempatkan di ruang kontemporer namun tetap mempertahankan semangat aslinya: panggung tanpa batas, tempat rahasia, hasrat, dan keindahan dipadatkan dengan emosi penonton, menunggu untuk dilepaskan dan diledakkan; pengalaman multi-indera dengan cahaya, musik, koreografi, mode yang menciptakan simfoni gairah tak terbatas; dan undangan ke dunia ego, tempat setiap orang menghadapi rahasia terdalam mereka sendiri.
"Naskah, koreografi, dan penampilan para seniman semuanya sangat mengesankan, cukup panas dan menarik, namun tetap halus dan mendalam. Saya rasa Vietnam tidak punya pertunjukan seperti ini," ujar Phillip Le, seorang turis Vietnam-Amerika.
Jajaran artis multinasional berbakat
Salah satu alasan mengapa "After Glow" begitu mengesankan adalah kehadiran jajaran seniman multinasional dan multi-gender. Pertunjukan ini mempertemukan 15 seniman internasional berbakat dari berbagai negara dengan teknik pertunjukan yang mumpuni, terutama dengan partisipasi beberapa seniman transgender Thailand dan seniman drag queen internasional.
Pertunjukan ini menyatukan pemain multinasional yang berbakat (Foto: Hai Trieu).
Di balik kesuksesan "After Glow" adalah koreografer Duc Viet, yang juga dikenal dengan julukan Vit Den. Ialah yang menciptakan pertunjukan tari yang unik dan menarik dalam acara TV "Anh trai say hi", video musik Bac Bling oleh penyanyi Hoa Minzy, dan yang terbaru dalam acara "Em xinh say hi".
Dengan “After Glow”, Duc Viet telah menghadirkan nuansa hiburan baru: menarik, modern, dan liberal.
Acara "After Glow" berlangsung setiap malam pukul 18.30 hingga 19.00 (kecuali hari Selasa) di Beer Plaza, khusus untuk tamu berusia di atas 18 tahun. Dari panggung 360 derajat restoran, pengunjung akan merasakan Ba Na yang sangat berbeda, magis, dan liberal.
Pertunjukan “After Glow” akan membuat perjalanan Anda menjelajahi Da Nang di malam hari lebih mendebarkan dan mengasyikkan.
Sumber: https://dantri.com.vn/du-lich/nhung-ly-do-khien-after-glow-hut-khach-den-ba-na-hills-20250707093407551.htm
Komentar (0)