Ruangan ber-AC mungkin tidak berventilasi baik - Foto: Getty
Salah satu risiko penggunaan AC adalah membuat udara terlalu kering. Hal ini dapat membuat mata, kulit, dan saluran pernapasan Anda kering. Sebaiknya pastikan Anda tetap terhidrasi dan lembap dengan baik saat berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama.
Pendingin udara meningkatkan risiko penularan penyakit
Pada dasarnya, tinggal di lingkungan yang lebih dingin mengurangi risiko masalah terkait panas seperti dehidrasi dan sengatan panas, menurut Forbes.
Selain itu, AC dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dengan menyaring alergen, polutan, serangga, dan organisme lainnya. Lebih lanjut, kelembapan yang lebih rendah mengurangi risiko pertumbuhan jamur dan kerusakan furnitur.
Namun, bukan berarti AC bebas risiko. Ruangan ber-AC mungkin tidak memiliki ventilasi yang memadai, karena udara hanya disirkulasikan kembali, alih-alih diisi ulang dengan udara segar.
Hal ini dapat menyebabkan penumpukan kontaminan dari berbagai peralatan dan perkakas yang Anda gunakan.
Misalnya, menjalankan printer laser dapat menyemprotkan partikel toner ke udara, yang dapat Anda hirup jika ruangan tidak berventilasi baik. Demikian pula, jika seseorang membawa penyakit menular seperti COVID-19, ruangan ber-AC mungkin tidak memiliki ventilasi yang cukup baik untuk mengurangi risiko penyebarannya.
Risiko potensial berikutnya adalah sistem pendingin udara. Pendingin udara dapat sangat bervariasi dalam hal desain, kualitas, dan usia. Jika pendingin udara tidak dirawat dengan baik, jamur dan kotoran lainnya dapat menumpuk di berbagai bagian dan kemudian menyebar ke seluruh ruangan.
Perhatikan kualitas udara di ruangan ber-AC
Perhatikan tingkat ventilasi di ruangan ber-AC. Periksa apakah AC hanya mengalirkan kembali udara dalam jumlah yang sama, atau apakah AC dapat mengalirkan atau menyaring udara.
Jika tidak, pertimbangkan untuk menggunakan mesin dengan filter udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA), yang menghilangkan debu, serbuk sari, jamur, bakteri, dan partikel di udara sekecil 0,3 mikron.
Membuka jendela secara berkala untuk ventilasi ruangan juga dapat membantu.
Pendingin udara yang dirancang buruk atau sudah tua juga dapat melepaskan segala jenis polutan ke udara, jadi Anda perlu membersihkan pendingin udara secara teratur dan bahkan menggantinya jika perlu.
Terakhir, berada di ruangan ber-AC sepanjang hari dapat menyebabkan Anda kehilangan semua hal menarik yang ditawarkan alam terbuka.
Berada di dalam ruangan juga tidak memberi Anda manfaat paparan sinar matahari, yang merangsang produksi vitamin D dan mengatur siklus tidur-bangun.
Selain itu, berada di luar ruangan dan terpapar alam memiliki manfaat kesehatan mental.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/nhung-rui-ro-khi-o-trong-moi-truong-may-dieu-hoa-qua-lau-20240702122110466.htm
Komentar (0)