Harga per meter persegi rumah bandar di kawasan lama sama dengan harga gedung apartemen lama
Kawasan Kota Tua Hanoi dikenal sebagai "jalan berlian" karena, selain menarik bagi pedagang kecil, harganya juga sangat tinggi. Dengan potensi sewa yang besar, sebelumnya para pemilik rumah hampir tidak perlu menjual rumah. Namun, hingga kini, sejumlah rumah bandar di Kawasan Kota Tua telah dijual dengan harga miliaran VND per meter persegi.
Menurut survei yang dilakukan oleh wartawan Dan Tri , rumah bandar di Ta Hien dan Luong Ngoc Quyen (Distrik Hoan Kiem) dijual dengan harga berkisar antara 800 juta hingga 1,2 miliar VND/m2. Sebagai contoh, sebuah rumah di Jalan Ta Hien dengan luas lebih dari 180 m2 dijual seharga 230 miliar VND, setara dengan hampir 1,3 miliar VND/m2.
Atau di jalan Luong Ngoc Quyen, sebuah rumah yang terletak di sudut tanah dengan luas 51 meter persegi, dibangun dengan 3 lantai, ditawarkan untuk dijual dengan harga hampir 54 miliar VND, setara dengan hampir 1,1 miliar VND/meter persegi.
Di Jalan Trang Thi, rumah bandar dijual dengan harga antara VND900 juta hingga VND1,4 miliar per meter persegi, dan rumah dengan pemandangan Danau Hoan Kiem bahkan dihargai VND1,8 miliar per meter persegi. Misalnya, sebuah rumah bandar di Jalan Trang Thi memiliki luas 90 meter persegi. Penjual mengatakan bahwa karena rumahnya sudah tua, yang dikenakan hanya harga tanah. Namun, rumah ini masih dihargai VND170 miliar, setara dengan VND1,88 miliar per meter persegi.
Khususnya, di jalan Au Trieu, Hang Bong, dan Hang Dao, terdapat rumah bandar dengan harga berkisar antara 2-2,4 miliar VND/m2. Misalnya, sebuah rumah di Hang Dao dengan luas 29m2 ditawarkan dengan harga 69,8 miliar VND, setara dengan lebih dari 2,4 miliar VND/m2. Menurut penjual, rumah tersebut memiliki pemandangan Danau Hoan Kiem yang luas. Rumah yang disewakan ini dapat menghasilkan arus kas bagi pemiliknya lebih dari 120 juta VND/bulan.
Banyak rumah bandar di kawasan kota lama dijual dengan harga per meter persegi yang sama dengan apartemen 2 kamar tidur lama (tangkapan layar).
Atau rumah lain di jalan Ly Thai To dengan luas 30m2, dibangun di atas 4 lantai, dijual seharga 75 miliar VND atau setara dengan 2,5 miliar VND/m2.
Harga 2-2,4 miliar VND bukanlah harga jual tertinggi di kawasan Kota Tua sejauh ini. Sebelumnya, pada akhir tahun 2021, sebuah rumah bandar seluas 270 m2 di Jalan Dinh Tien Hoang ditawarkan dengan harga 1.000 miliar VND, setara dengan 3,7 miliar VND/m2.
Namun, harga jual tertinggi saat ini adalah 2,4 miliar VND, yang setara dengan beberapa apartemen 2 kamar tidur di distrik Nam Tu Liem dan Bac Tu Liem.
Harga tinggi tetapi sulit dilikuidasi karena nilainya besar
Menurut Bapak Vu Thanh Tung, pemilik perusahaan pialang properti di Hanoi, sebagian besar pemilik rumah di Kawasan Kota Tua tidak tinggal di sana, melainkan menyewakannya untuk mengelola hotel dan toko. Lahan di Kawasan Kota Tua sangat terbatas dan memiliki nilai budaya serta sejarah yang kuat, sehingga harganya selalu tinggi.
Namun, Bapak Tung mengungkapkan bahwa rumah bandar di kawasan lama memiliki nilai yang tinggi, sehingga likuiditasnya akan rendah. Hal ini dikarenakan jumlah uang yang dibutuhkan untuk memiliki rumah di sini sangat besar. Selain itu, menyewa untuk keperluan bisnis kini lebih sulit daripada sebelumnya, sehingga investor juga harus memperhitungkan arus kas dengan sangat cermat sebelum memutuskan untuk membeli.
Rumah-rumah di kawasan Kota Tua sangat berharga sehingga tidak selalu mudah dijual (Ilustrasi: Duong Tam)
Menurutnya, kebiasaan para pebisnis juga telah berubah dibandingkan sebelumnya, mereka masih bergantung pada tempat untuk berjualan daring. Harga sewa rumah bandar telah menurun drastis belakangan ini. Bahkan, banyak rumah bandar yang tidak dapat disewakan, sehingga banyak orang yang menjual lebih banyak. Namun, menurut tren pasar secara umum, harga rumah bandar telah meningkat belakangan ini, bahkan dalam 3 tahun terakhir, beberapa tempat telah meningkat hingga 50%.
Menyoroti alasan mengapa harga rumah bandar terus meningkat belakangan ini, Bapak Chung mengatakan bahwa pasokan rumah bandar di Hanoi saat ini sangat langka. Banyak pemilik rumah bandar yang "meminjam" alasan di atas untuk menaikkan harga jual. Namun, harga jual harus diterima oleh pasar agar terbentuk harga yang disepakati bersama. Dalam jangka panjang, beliau mengatakan bahwa harga rumah bandar akan terus meningkat, tetapi margin keuntungannya tidak akan setinggi sebelumnya.
Bapak Nguyen The Diep, Wakil Presiden Tetap Hanoi Real Estate Club, mengatakan bahwa banyak pemilik rumah menawarkan harga tinggi karena ekspektasi. Namun, investor perlu melakukan riset yang cermat sebelum menginvestasikan uang, karena harga transaksi mungkin jauh lebih rendah daripada harga yang ditawarkan oleh pemilik rumah.
"Kenaikan harga rumah bagi pemilik rumah juga disebabkan oleh permintaan segmen rumah bandar, terutama di jalan-jalan utama, yang selalu meningkat, tetapi pasokannya tidak bertambah," tambah Bapak Diep.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/bat-dong-san/o-at-rao-ban-nha-pho-co-ha-noi-gia-moi-m2-ngang-ngua-mot-can-chung-cu-cu-20240831004347768.htm
Komentar (0)