Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

OPEC+ mungkin memangkas produksi minyak sebesar 1 juta barel lagi

Người Đưa TinNgười Đưa Tin03/06/2023

[iklan_1]

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, termasuk Rusia (OPEC+), berkumpul di Wina, Austria, untuk memutuskan apakah akan memperpanjang pemotongan produksi saat ini atau mengambil tindakan lebih lanjut untuk meningkatkan harga minyak.

OPEC+ sedang membahas pemangkasan produksi minyak yang lebih dalam, kemungkinan sebanyak 1 juta barel per hari, setelah harga minyak turun menjadi $70 per barel dan analis pasar berbicara tentang kelebihan pasokan baru, Reuters melaporkan.

Stabilitas pasar

Sebagian besar analis memperkirakan OPEC+ akan mempertahankan tingkat produksi minyak tidak berubah, tetapi kelompok tersebut telah mengejutkan pasar beberapa kali selama bertahun-tahun, termasuk pemangkasan produksi yang mengejutkan yang diumumkan dua bulan lalu.

Pemangkasan tersebut bisa mencapai 1 juta barel per hari, menurut beberapa sumber. Jika disetujui, total pemangkasan akan meningkat menjadi 4,66 juta barel per hari (sekitar 4,5% dari permintaan global), termasuk pemangkasan sebesar 2 juta barel per hari mulai November dan pemangkasan sukarela sebesar 1,6 juta barel per hari mulai Mei hingga akhir 2023.

OPEC+ saat ini memasok sekitar 40% minyak mentah dunia , sehingga keputusan kebijakannya dapat berdampak besar pada harga minyak.

Dunia - OPEC+ mungkin memangkas produksi minyak sebesar 1 juta barel lagi

OPEC+ secara tak terduga mengumumkan pemangkasan produksi minyak sekitar 1,16 juta barel per hari dari Mei hingga akhir 2023, sehingga total pemangkasan produksi minyak sejak November 2022 menjadi 3,66 juta barel per hari. Foto: Tehran Times

Negara-negara Barat menuduh OPEC memanipulasi harga minyak dan merusak ekonomi global melalui biaya energi yang tinggi.

Sementara itu, pejabat dan orang dalam OPEC mengatakan pencetakan uang Barat selama dekade terakhir telah memicu inflasi dan memaksa negara-negara penghasil minyak untuk bertindak guna mempertahankan nilai minyak.

“Tujuan utama OPEC dan sekutunya adalah menjaga stabilitas pasar minyak dan menghindari volatilitas,” ujar Hayyan Abdul Ghani, menteri perminyakan Irak dan wakil perdana menteri yang bertanggung jawab atas urusan energi, pada 2 Juni.

“Kami tidak akan ragu untuk mengambil keputusan apa pun yang membawa lebih banyak keseimbangan dan stabilitas,” tegas Bapak Ghani.

Para menteri OPEC akan bertemu pada tanggal 3 Juni, diikuti oleh pertemuan OPEC+ pada tanggal 4 Juni.

Menyeimbangkan anggaran

Pemangkasan produksi yang diumumkan pada bulan April baru berlaku sebulan dan akan berlangsung hingga akhir tahun, sehingga sulit untuk menilai dampaknya saat ini, kata analis di JPMorgan.

Pemangkasan tersebut baru akan muncul dalam data ekspor pada minggu kedua bulan Mei, jadi mungkin diperlukan waktu beberapa minggu lagi untuk melihat bagaimana keputusan OPEC+ dilaksanakan dan seberapa efektifnya, kata bank tersebut.

Pengumuman pemotongan produksi membantu mendorong harga minyak di atas $87 per barel, tetapi harga tersebut dengan cepat turun karena kekhawatiran tentang permintaan global dan pertumbuhan ekonomi.

Harga acuan minyak mentah Brent internasional telah jatuh hingga ke level $70 dalam beberapa hari terakhir, level yang menurut para analis tidak cukup bagi Arab Saudi dan produsen Timur Tengah lainnya untuk menyeimbangkan anggaran mereka tahun ini.

Dunia - OPEC+ mungkin memangkas produksi minyak sebesar 1 juta barel lagi (Gambar 2).

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan bahwa harga minyak saat ini, yaitu $75-$76, mencerminkan penilaian pasar terhadap situasi ekonomi global. Foto: Reuters

Pada bulan Mei, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Arab Saudi membutuhkan harga minyak pada $80,90 per barel untuk menyeimbangkan anggarannya pada tahun 2023.

Minggu lalu, Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, mengimbau para penjual minyak untuk "berhati-hati," yang menurut para pengamat pasar dapat menjadi peringatan tentang potensi pemangkasan pasokan.

Namun, Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan ia tidak mengharapkan adanya langkah baru dari OPEC+ di Wina, karena organisasi tersebut baru saja membuat keputusan mengenai pemotongan produksi minyak sukarela beberapa bulan yang lalu.

Harga minyak mentah Brent dapat melebihi $80 per barel pada akhir tahun ini, karena meningkatnya permintaan di musim panas dan pengurangan produksi OPEC+ , kata Novak.

Nguyen Tuyet (Menurut Bloomberg, Reuters, Harga Minyak)


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk