Tentang peserta: Dalam Perpres ini diatur bahwa selain peserta jaminan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan Pasal 1, Pasal 2, Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5, dan Pasal 6, peserta jaminan kesehatan juga meliputi 9 kelompok, yaitu: Pekerja karet penerima tunjangan bulanan; Masyarakat di wilayah kecamatan zona aman revolusi; Masyarakat bergelar Seniman Rakyat, Seniman Berjasa yang berasal dari keluarga berpendapatan per kapita di bawah gaji pokok; Korban bencana bom dan ranjau pasca perang; Keluarga dari pekerja di instansi penting lainnya.
Peraturan tentang tingkat iuran yang dibayarkan oleh pemberi kerja atau yang dibayarkan oleh pekerja atau yang dibayarkan bersama-sama
Besaran iuran bulanan bagi subjek sebagaimana dimaksud pada huruf a, c, d, dan e angka 1 Pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan adalah sebesar 4,5% dari gaji pokok wajib peserta jaminan sosial yang besarnya 2/3 dari iuran wajib peserta, dengan ketentuan 2/3 ditanggung oleh pemberi kerja dan 1/3 ditanggung oleh pekerja.
Besaran iuran bulanan subjek sebagaimana dimaksud pada angka b dan d ayat 1 Pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan adalah sebesar 4,5% dari gaji pokok wajib peserta jaminan sosial yang dibayarkan oleh subjek setiap bulannya;
Besaran iuran bulanan subyek sebagaimana dimaksud pada huruf g ayat 1 pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan adalah sebesar 4,5% dari gaji pokok, dengan rincian dua pertiga dibayar oleh pemberi kerja dan sepertiga dibayar oleh pekerja.
Tingkat kontribusi yang dibayarkan oleh badan asuransi sosial
Besaran iuran bulanan bagi subjek sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf a Pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan adalah sebesar 4,5% dari jumlah pensiun atau tunjangan cacat;
Besaran iuran bulanan bagi subyek sebagaimana dimaksud pada angka b dan c ayat 2 pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan dan angka 1 pasal 5 Peraturan Pemerintah ini adalah sebesar 4,5% dari gaji pokok;
Besaran iuran bulanan subyek sebagaimana dimaksud pada angka d ayat 2 pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan adalah sebesar 4,5% dari jumlah tunjangan pengangguran.
Tingkat kontribusi kelompok yang dibayarkan oleh anggaran negara
Besarnya iuran bulanan bagi subjek sebagaimana dimaksud pada huruf e, g, h, i, k, l, m, o, p, q, r, s, t, dan u Pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan dan Pasal 5, Pasal 5, Pasal 6, dan Pasal 7 Peraturan Pemerintah ini adalah sebesar 4,5% dari gaji pokok;
Besaran iuran bulanan subyek sebagaimana dimaksud pada angka n ayat 3 pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan adalah sebesar 4,5% dari gaji pokok dan dibayarkan melalui instansi, organisasi, atau unit pemberi beasiswa.
Besaran iuran kelompok penerima bantuan dana APBN ditetapkan sebagai berikut: Besaran iuran bulanan peserta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan dan Pasal 5 Undang-Undang ini adalah sebesar 4,5% dari gaji pokok peserta dan sebagian iuran ditanggung oleh APBN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tingkat dukungan dari anggaran negara
Selain itu, Perpres ini juga secara tegas mengatur besaran dukungan dari APBN sebagai berikut: 100% dukungan iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat golongan ekonomi lemah yang berdomisili di wilayah kecamatan miskin sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan dan dokumen lain dari instansi yang berwenang;
Mendukung sekurang-kurangnya 70% iuran jaminan kesehatan bagi subjek sebagaimana dimaksud pada huruf a angka 4 pasal 12 UU Jaminan Kesehatan;
Mendukung setidaknya 70% dari iuran asuransi kesehatan bagi subjek yang disebutkan dalam poin g, Klausul 4, Pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan. Jangka waktu dukungan adalah 36 bulan sejak wilayah tempat tinggal subjek tidak lagi berada di wilayah dengan kondisi sosial ekonomi yang sulit atau sangat sulit;
Memberikan santunan sekurang-kurangnya 50% dari iuran jaminan kesehatan bagi subjek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Ayat 4 Angka 1 Undang-Undang Jaminan Kesehatan. Jangka waktu santunan adalah 1 tahun sejak subjek dinyatakan sebagai korban oleh instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Perdagangan Orang;
Mendukung sekurang-kurangnya 50% dari iuran jaminan kesehatan bagi subjek sebagaimana dimaksud pada huruf b, c, d, e, dan h Pasal 12 Ayat 4 Undang-Undang Jaminan Kesehatan;
Mendukung sekurang-kurangnya 30% dari iuran jaminan kesehatan bagi subjek sebagaimana dimaksud pada huruf d ayat 4 pasal 12 Undang-Undang Jaminan Kesehatan dan ayat 4 pasal 5 Peraturan Pemerintah ini.
Sumber: https://baoquangninh.vn/quy-dinh-moi-nhat-ve-doi-tuong-muc-dong-muc-ho-tro-dong-bhyt-3366414.html
Komentar (0)