Pemilik platform media sosial X (sebelumnya Twitter) baru-baru ini membagikan video dirinya di platform tersebut dengan pesan " pendidikan tinggi itu dilebih-lebihkan," menurut Wionews pada 20 Oktober.
Dalam video tersebut , Musk berpendapat bahwa nilai pendidikan universitas tradisional terus menurun.
Keterampilan praktis lebih penting.
Ini adalah bagian dari pidato miliarder Musk dalam sebuah acara yang diadakan untuk mendukung kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump di Philadelphia pada tanggal 17 Oktober.
Berbicara di acara tersebut, Musk berpendapat bahwa banyak orang menghabiskan empat tahun di perguruan tinggi hanya untuk berakhir dengan hutang mahasiswa setelah lulus, tanpa memperoleh keterampilan praktis atau bermanfaat apa pun.
Meskipun memegang gelar sarjana di bidang fisika dan ekonomi , Musk percaya bahwa seseorang tidak membutuhkan empat tahun kuliah untuk mencapai kesuksesan.
Sebaliknya, pendiri Tesla berpendapat bahwa keterampilan praktis lebih penting. Miliarder Musk menekankan bahwa profesi yang membutuhkan pengalaman langsung, seperti teknisi listrik, tukang ledeng, dan tukang kayu, memainkan peran yang lebih signifikan dalam pengembangan karier seseorang daripada kualifikasi akademis.
Musk berkata: "Saya sangat menghormati para pekerja terampil. Kita membutuhkan tukang listrik, tukang ledeng, tukang kayu, dan ini jauh lebih penting daripada meningkatnya jumlah orang yang mempelajari ilmu politik."
"Saya pikir kita harus mengubah pola pikir bahwa untuk sukses, Anda harus menghabiskan empat tahun belajar untuk mendapatkan gelar sarjana. Itu sama sekali salah," tambah Musk.
Miliarder Elon Musk percaya bahwa pendidikan tinggi "terlalu dibesar-besarkan" dan bahwa gelar sarjana bukanlah kunci kesuksesan.
TANGKAPAN LAYAR X
Elon Musk menentang pendidikan tradisional.
Ini bukan kali pertama miliarder Musk menyuarakan penentangannya terhadap pendidikan tinggi tradisional.
Pada tahun 2019, ia menyatakan bahwa karyawan tidak memerlukan gelar sarjana untuk bekerja di perusahaan Tesla miliknya.
Dalam pidatonya di konferensi teknologi satelit tahun 2020 di AS, Musk mengatakan: "Anda tidak perlu kuliah untuk mempelajari segalanya. Pada dasarnya, semuanya tersedia dan gratis."
Ia menambahkan bahwa meskipun pendidikan universitas itu perlu dan membantu siswa memperoleh pengalaman sosial, itu bukanlah satu-satunya cara untuk memperoleh pengetahuan.
"Menurut saya, universitas pada dasarnya adalah tempat hiburan dan membuktikan bahwa Anda bisa melakukan pekerjaan rumah tangga. Tetapi universitas bukanlah tempat untuk belajar," kata Musk saat itu.
Sumber: https://thanhnien.vn/ti-phu-elon-musk-thanh-cong-khong-can-bang-dai-hoc-185241021150841588.htm






Komentar (0)