United Airlines telah menghentikan sementara semua pesawat Boeing 737 MAX 9 untuk inspeksi atas permintaan Badan Penerbangan Federal AS (FAA). Dalam pernyataan yang dirilis pada 6 Januari, United Airlines menyatakan bahwa maskapai sedang bekerja sama dengan FAA untuk menentukan proses dan persyaratan inspeksi agar pesawat ini dapat dioperasikan kembali.
Sebelumnya, United Airlines mengumumkan bahwa 33/79 pesawat MAX 9 miliknya telah diperiksa sesuai ketentuan FAA. Alaska Airlines juga telah memutuskan untuk menangguhkan semua pesawat jenis ini.
Pesawat 737 MAX 9 di pabrik Boeing di Renton, Washington, AS. (Foto: VNA)
Bersama Alaska Airlines, United Airlines memiliki armada MAX 9 terbesar di dunia . Hingga saat ini, Boeing telah mengirimkan 218 pesawat 737 MAX 9 ke berbagai maskapai di seluruh dunia.
Pada 6 Januari, Turkish Airlines mengumumkan akan menangguhkan operasi lima pesawat Boeing 737 MAX 9 miliknya untuk diperiksa. Keputusan ini diambil setelah Penerbangan Alaska 1282, yang membawa 171 penumpang dan enam awak, lepas landas dari Bandara Internasional Portland, Oregon, pada malam 5 Januari dan kembali hanya 20 menit kemudian karena sebuah insiden. Sebuah jendela di badan pesawat pecah, memaksa pesawat melakukan pendaratan darurat.
Menurut data dari situs pelacakan penerbangan FlightAware, pesawat tersebut naik hingga ketinggian 15.000 kaki (4.876 meter) dan kemudian mulai turun. Foto-foto yang diunggah di media sosial kemudian menunjukkan jendela pesawat hilang, sementara masker oksigen darurat menyembul di atas kursi.
FAA menyatakan bahwa mereka mewajibkan inspeksi segera terhadap sekitar 171 pesawat Boeing 737 MAX 9 sebelum dapat terbang kembali. Inspeksi akan memakan waktu antara empat hingga delapan jam per pesawat. FAA menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan keselamatan penumpang.
(Sumber: Surat Kabar Tin Tuc)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)